Pemain PSIM Asal Argentina Pulga Vidal Rayakan Natal di Jogja
Pulga Vidal merayakan Natal 2025 di Yogyakarta bersama keluarga. Pemain PSIM itu tetap menjaga profesionalisme meski libur Natal.
Logo World Health Organization (WHO) / www.who.int
Harianjogja.com, JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan dunia dapat mengendalikan Covid-19 pada tahun depan "jika kita benar-benar beruntung,"
Optimisme itu datang bahkan ketika varian delta menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.
"Saya ingin mengatakan itu akan berakhir tahun ini, tetapi saya benar-benar tidak berpikir demikian," Dr. Mike Ryan, direktur eksekutif program kedaruratan kesehatan WHO dilansir dari CNBC "
Jika kita benar-benar beruntung, kita akan mengendalikannya tahun depan." Tambahnya.
Pandemi bisa berakhir lebih cepat jika negara-negara memastikan vaksin didistribusikan secara merata ke negara-negara miskin, mempraktikkan jarak sosial dan mendanai rumah sakit secara memadai, menurut Ryan,
Negara-negara dengan tingkat vaksinasi tinggi dapat melihat pandemi berakhir lebih cepat bagi mereka, katanya, mengkritik para pemimpin dunia karena tidak membagikan stok vaksin mereka sebanyak yang mereka bisa dengan negara-negara miskin.
Baca juga: 28 Warga Gunungkidul Meninggal karena Covid-19, 7 Diantaranya saat Isoman di Rumah
Banyak bagian dunia masih mengalami peningkatan kasus, kata Van Kerkhove. "Dalam tujuh hari terakhir, di tingkat global, ada 11,5% kasus dan ada peningkatan 1% kematian."
Dalam seminggu terakhir, banyak wilayah di dunia mengalami peningkatan kasus. Eropa mengalami peningkatan hampir 21%, Asia Tenggara mengalami peningkatan 16,5%, wilayah Pasifik Barat mengalami peningkatan sekitar 30%, dan wilayah Mediterania Timur mencatat peningkatan kasus sebesar 15%.
Kematian akibat Covid juga meningkat di empat dari enam wilayah WHO dalam tujuh hari terakhir. Pasifik Barat mengalami peningkatan kematian 10%, Asia Tenggara mengalami peningkatan 12%, Mediterania Timur mengalami peningkatan 4%, dan kawasan Afrika masih menderita lonjakan penularan baru-baru ini.
Pejabat agensi itu juga mengatakan bahwa sementara para ahli telah melihat infeksi Covid yang melewati perlindungan vaksin, kasus-kasus itu hampir selalu ringan.
Varian baru yang bisa menyebabkan lonjakan kasus terobosan masih menjadi kemungkinan. "Varian delta tidak akan menjadi varian terakhir dari kekhawatiran yang Anda dengar kami bicarakan," kata Van Kerkhove.
"Semua yang Anda lakukan dalam pandemi baik meningkatkan atau menurunkan risiko, tidak ada risiko nol, ini tentang meminimalkan risiko," kata Ryan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pulga Vidal merayakan Natal 2025 di Yogyakarta bersama keluarga. Pemain PSIM itu tetap menjaga profesionalisme meski libur Natal.
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
Pemda DIY memperkuat kesiapsiagaan bencana saat peringatan 20 tahun Gempa Jogja dengan menekankan budaya sadar risiko dan mitigasi.