283.270 Kasus ISPA Tercatat, Ini 5 Kota dengan Udara Terburuk
Sebanyak 283.270 kasus ISPA tercatat hingga 13 Oktober 2026. Simak lima kota dengan kualitas udara terburuk dan cara melindungi kesehatan.
Masker dengan katup atau ventilasi./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Kasus virus Corona di Indonesia termasuk Jogja kembali meningkat berkat adanya varian Delta. Di Amerika Serikat, kasus baru karena varian Delta naik hampir 70 persen hanya dalam seminggu dan kebutuhan rawat inap naik hampir 36 persen.
Lonjakan paling menonjol di daerah di mana tingkat vaksinasi rendah, tetapi ada juga peningkatan di tempat-tempat dengan tingkat vaksinasi yang tinggi. Hampir seluruh pejabat kesehatan di dunia mendesak orang yang tidak divaksinasi untuk segera mendapatkan suntikan.
“Ini menjadi pandemi bagi mereka yang tidak divaksinasi. Jika Anda tetap tidak divaksinasi, Anda berisiko,” kata Direktur CDC Dr. Rochelle Walensky, yang dilansir dari npr.org, Senin (19/7/2021).
BACA JUGA: Covid-19 DIY Hari Ini Bertambah 1.992 Kasus dalam Sehari, 56 Meninggal Dunia
Tetapi jika Anda sudah divaksinasi, apakah tindakan pencegahan baru tetap diperlukan seperti kembali mengenakan masker di depan umum? Banyak ahli kesehatan mengatakan hal tersebut mungkin langkah yang cerdas, terutama ketika Anda akan berada di dalam ruangan dengan orang-orang yang mungkin belum divaksinasi.
“Saya akan melakukannya, saya tidak berhenti bermasker di dalam ruangan,” kata Chu dari University of Washington.
Memakai masker mungkin masuk akal terutama di tempat-tempat dengan tingkat infeksi yang meningkat. Namun masih banyak orang yang tidak divaksinasi dan tidak mengikuti pedoman memakai masker dalam luar ruangan. Hal ini dapat menempatkan orang pada risiko tertular virus Covid-19, termasuk anak-anak, dan orang-orang yang mengalami gangguan kekebalan.
Disarankan untuk semua orang tetap memakai masker di tempat umum, meskipun orang tersebut sudah divaksinasi lengkap. Karena jika telah terpapar, seseorang tetap dapat terinfeksi dan menularkannya kepada orang lain.
Sudah hampir dua bulan sejak CDC mengumumkan pedoman baru yang menyatakan bahwa orang yang divaksinasi lengkap tidak perlu memakai masker di sebagian besar tempat, tetapi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih mendorong orang untuk menggunakan masker.
Peneliti kesehatan Ali Mokdad dari Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan Universitas Washington mengatakan dia ingin CDC untuk mengembalikan mandat masker secara nasional, mengingat peningkatan kasus yang terus terjadi setiap harinya.
“Itulah satu-satunya cara kami dapat mengirim sinyal kepada publik di Amerika Serikat bahwa kami tidak keluar dari bahaya dan kami dapat mendorong orang untuk pergi dan mendapatkan vaksin,” ucap Ali Mokdad dalam keterangan resmi.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Sebanyak 283.270 kasus ISPA tercatat hingga 13 Oktober 2026. Simak lima kota dengan kualitas udara terburuk dan cara melindungi kesehatan.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo 26 Oktober 2026, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Kereta pertama pukul 05.05 WIB, tarif Rp8.000.
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
PSMS Medan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 dan naik ke posisi kedua Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kartu merah mewarnai laga.
Shin Tae-yong menyayangkan pemecatan sejumlah pelatih Super League 2026/2027, termasuk Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos setelah kalah dari Persija.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.