361 Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo, 1 Dirawat Intensif di Medan
361 siswa di Karo diduga keracunan usai menyantap MBG. Satu siswa dirawat intensif di RSU Haji Medan karena mengalami penurunan kesadaran.
Head of Marketing dan RnD Sei Sapi Kana Banyubiru di Gerai. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Salah satu kuliner dari Indonesia Timur yang saat ini cukup populer di tengah masyarakat Jogja adalah Sei Sapi Kana. Merupakan irisan daging sapi yang dipanggang selama berjam-jam dipadu bumbu rempah sehingga menghasilkan citarasa yang lezat. Meski baru masuk pada 2019 silam, kuliner Sei Sapi ini menjadi popular berkat ekosistem digital.
Head of Marketing dan RnD dari Se’i Sapi Kana Banyubiru menjelaskan dalam pengembangan bisnis kuliner Sei ini dokus dengan media sosial sebagai alat promosi. Selain itu memanfaatkan peluang lewat platform digital yang menawarkan layanan pesan-antar secara online seperti GrabFood. Melalui digital tersebut ia terus mempopulerkan masakan khas Indonesia Timur ini dengan menyediakan berbagai macam variasi menu. Mulai dari sambal yang mempertahankan keaslian dari Indonesia Timur dengan nama Sambal Lu’at sebagai menu andalan.
BACA JUGA : Mencicipi Makanan Kekinian, Se\'i Sapi Koro Hadir di Sleman
“Lewat platform utama ini sebagai layanan pengantaran online, terbukti dari kehadiran Se’i Sapi telah menghasilkan kesadaran pasar yang lebih baik. Dua atau tiga tahun lalu, Se’i Sapi adalah menu yang cukup sulit ditemukan di kalangan masyarakat Indonesia. Kini masyarakat bisa menikmati hidangan ini di 100 gerai di kota-kota seperti Jogja, Jakarta, Semarang, Malang, Bali dan kota lainnya,” katanya Rabu (14/7/2021).
Banyu menilai dukungan dari GrabFood juga telah mempengaruhi strategi bisnis dan meningkatkan layanan dine-in Se’i Sapi Kana. “Hal yang perlu diperhatikan adalah menciptakan keseimbangan antara promosi yang tersedia di platform ini dan yang tersedia di gerai offline. Kami menemukan bahwa kehadiran kami di platform online mendorong konsumen untuk ke toko secara langsung,” katanya.
Head of Marketing GrabFood Hadi Koe menambahkan ia menciptakan ekosistem digital yang baik untuk membantu UMKM mengembangkan bisnisnya di ranah digital. Salah satunya mitra dari berbagai latar belakang dapat memperoleh manfaat dari fitur dan program yang diluncurkan.
“Kami juga memberikan wujud apresiasi pada mitra. Harapannya, program ini dapat membantu mengembangkan menu baru untuk memanjakan konsumen dan selalu berusaha untuk memberdayakan para mitra dan menjadi platform terbaik untuk pelaku UMKM,” ujarnya.
BACA JUGA : Warganet Ini Bandingkan Kuliner Jogja dan Solo, Katanya
Founder dari Sei Sapi Kana Andra Lesmana menyatakan, misi untuk mempopulerkan hidangan Se’i di seluruh nusantara telah berhasil dengan dukungan dari ekosistem digital yang mumpuni. Ia terus berupaya menganalisis tren secara akurat dan menerapkan pembaruan u pasar, seperti melayani masyarakat yang berkegiatan di rumah. “Selain itu pelaku usaha juga harus mempunyai mental yang luar biasa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 siswa di Karo diduga keracunan usai menyantap MBG. Satu siswa dirawat intensif di RSU Haji Medan karena mengalami penurunan kesadaran.
Kolonel Inf Priyo Handoyo terpilih menjadi Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. Berikut profil, perjalanan karier, dan rekam jejak perwira TNI AD te
Gunung Anak Krakatau mengalami delapan kali letusan disertai lava pijar. Status aktivitas masih Level III atau Siaga.
BMKG mencatat 1.598 gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 di NTT. Aktivitas seismik masih terus dipantau.
“Remisi harus menjadi pendorong untuk terus memperbaiki diri, membangun kesadaran, serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik,” demikian pesan Menteri
iPhone lipat pertama Apple, iPhone Ultra, dikabarkan hanya akan tersedia di AS pada peluncuran awal September 2026. Pasokan terbatas dan masalah produksi jadi a