IHSG Menguat Usai Data PDB, Saham DCII hingga AMMN Melonjak
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Ilustrasi vaksin AstraZeneca/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Beberapa peneliti menyebut vaksin AstraZeneca efektif melawan virus Corona varian Delta.
Vaksin AstraZeneca diklaim efektif melawan varian Delta yang mampu dengan mudah menularkan virus Covid-19 terhadap manusia. Kemanjuran dari vaksin ini terhadap varian Delta yang ditemukan di India telah terbukti.
Melansir dari hindustantimes.com, penelitian tersebut dilakukan oleh Universitas Oxford. Para peneliti menyelidiki bagaimana kemampuan antibodi monoklonal dari seseorang yang telah pulih dan seseorang yang divaksinasi AstraZeneca untuk melihat kinerja vaksin menetralkan varian Delta.
Selanjutnya, penelitian lain juga dilakukan oleh pembuat obat di seluruh dunia untuk menguji kemanjuran obat terhadap varian baru yang terbukti lebih mematikan daripada jenis varian pertama yang ditemukan tersebut.
Analisis yang dilakukan oleh Public Health England (PHE) menunjukkan bahwa vaksin yang dibuat oleh Pfizer Inc. dan AstraZeneca menawarkan perlindungan tinggi lebih dari 90 persen terhadap gejala yang menyebabkan pasien di rawat inap akibat dari varian Delta.
Seperti diketahui, varian Delta menjadi versi penyakit yang dominan secara global dan menjadi pusat perhatian berbagai kalangan di dunia.
Seorang epidemiolog dari World Health Organization (WHO) pada hari Senin, (21/6/2021) melaporkan bagaimana vaksin Covid-19 memperlihatkan tanda-tanda kemanjuran yang rendah terhadap varian Delta. Namun, vaksin masih terbukti efektif dalam mencegah penyakit parah dan kematian.
Varian Delta plus telah terbentuk karena adanya mutasi pada varian Delta atau B.1.617.2 yang pertama kali diidentifikasi di India. Hal ini dianggap sebagai penggerak gelombang kedua Covid-19 di India dan beberapa negara lain.
Varian Delta yang dianggap sangat menular terdaftar sebagai varian keempat yang menjadi perhatian WHO selama pandemi Covid-19 berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
PLN memulihkan 11 gardu induk di Flores pascagempa M7,7 NTT. Satu penyulang masih terganggu akibat tiang listrik roboh dan patah.
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.
BNPB mengirim bantuan logistik lewat jalur laut ke Pulau Palue, Sikka, untuk menjangkau korban gempa NTT yang terkendala akses geografis.
Shayne Pattynama kembali ke Persija setelah membela Timnas Indonesia di ASEAN Hyundai Cup 2026 dan siap bekerja keras di bawah Shin Tae-yong.
IESR mendukung pengurangan subsidi BBM lewat elektrifikasi transportasi, tetapi meminta perlindungan kelompok rentan dan penguatan ekosistem EV.