Buntut Penggerebekan Pesantren, Kapolres Sukoharjo Dicopot dan 3 Anggota Dinonaktifkan
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Penandatanganan dokumen penyaluran gas oleh Perusahaan Gas Negara. /Antara.
Harianjogja.com, SEMARANG--PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Rekayasa Industri (Rekind) terkait dengan kegiatan pre-production Sumur Jambaran Tiung Biru (Commissioning JTB), dalam hal Rekind sebagai main contractor EPC Gas Processing Fasility (GPF) dalam proyek JTB.
"Commisioning dan sinergi dengan Rekind merupakan komitmen bersama untuk menjaga produksi migas nasional dapat memenuhi target. PGN nantinya juga akan mengelola gas dari JTB sekitar 192 BBTUD. Gas bumi diperlukan untuk proses commisioning sebesar 4-8 BBTUD selama 6-8 bulan," jelas Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto.
BACA JUGA : 9 Proyek Strategis di Sleman Tahun Depan Mulai Disiapkan
Haryo berharap besarnya volume gas bumi dari JTB tersebut dapat meningkatkan ketahanan produksi energi untuk keperluan Jawa Tengah maupun nasional. Gas bumi dari JTB dapat diutilisasi untuk pemenuhan permintaan gas di sektor industri, rumah tangga, transportasi, dan pembangkit listrik.
JTB merupakan salah satu dari empat proyek strategis nasional (PSN) dari sektor Migas yang ditetapkan Presiden Joko Widodo melalui Perpres 109 tahun 2020 dan aktifnya proyek JTB akan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan produksi migas nasional.
"Jambaran Tiung Biru bernilai penting bagi perekonomian wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan perekonomian nasional. Aktifnya produksi di lapangan tersebut dapat membantu pemenuhan gas di sektor kelistrikan, kemudian bisa dioptimalkan untuk komersial industri, transportasi, UMKM ataupun rumah tangga,” katanya.
Haryo menambahkan gas dari JTB dapat dialirkan melalui pipa transmisi Gresik Semarang yang telah selesai dibangun dengan cadangan gas sebesar 2,5 Tcf, sehingga JTB diharapkan dapat menciptakan multiplier effect dan membantu mengatasi defisit pasokan gas di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
BACA JUGA : Luhut Minta Proyek Infrastruktur di DIY Dipercepat & Tanjung
Sebagai salah satu tulang punggung energi nasional, JTB dapat menunjang upaya energi bersih gas bumi di masa transisi dari fuel menuju energi terbarukan ramah lingkungan dan efisien. Jadi selain untuk kemandirian nasional, JTB akan berperan penting dalam upaya bauran energi nasional yang ditargetkan mencapai 23 persen pada tahun 2025.
"Kami berkomitmen untuk meningkatkan performa lifting migas nasional dan pemanfaatan energi bersih gas bumi di Indonesia. Komitmen ini juga bagian dari upaya memajukan perekonomian nasional," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antra
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Serapan anggaran belanja Bantul per 30 Oktober 2026 mencapai 69,64%. DPUPKP menjadi OPD dengan realisasi terendah, yakni 48,14%.
Inflasi Gunungkidul pada Oktober 2026 mencapai 3,12%, tertinggi di DIY dan mulai mendekati batas toleransi pemerintah sebesar 3,5%.
Disperindag DIY menggelar pasar murah di tiga lokasi Kulonprogo pada 3–5 November 2026 dengan total distribusi 14 ton bahan pokok.
Ombudsman RI meminta Polri mengevaluasi penggeledahan pesantren putri di Sukoharjo dan memastikan perlindungan HAM bagi santriwati.
Lama tinggal wisman di DIY pada triwulan III 2026 hampir 3 hari. Belanja wisman di Indonesia juga naik 6,96% secara kuartalan.