Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Desi Natalia menemukan segepok uang di sekitar Kantor Pos Indonesia Solo saat menawarkan jasa penukaran uang baru di Jl. Jenderal Sudirman, Jumat (7/5/2021)./Solopos.com-Ichsan Kholif Rahman
Harianjogja.com, SOLO - Desi Natalia, 42, warga Losari, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo yang mengembalikan segepok uang belasan juta rupiah yang ditemukannya tergeletak di pinggir jalan.
Desi, si penemu uang, setiap hari berjualan amplop dan perangko di Jl. Flores atau di kawasan Kantor Pos Indonesia Solo. Tapi beberapa hari terakhir dia melayani jasa penukaran uang baru di Jl. Jenderal Sudirman Solo.
Saat berbincang dengan JIBI pada Jumat (7/5/2021), Desi menceritakan pengalaman unik yang dialaminya pada Kamis (6/5/2021).
Dia berangkat kerja seperti biasa dari kediamannya menuju lapak kecil tempat biasa ia membantu suaminya Anton Margono mengais rezeki jelang Hari Raya Idulfitri.
Namun, langkahnya terhenti karena melihat segepok uang dengan nominal Rp100.000 tergeletak di Jl. Flores, beberapa meter dari lapak miliknya.
“Saya kaget sekali, gemetaran. Uangnya banyak sekali. Saya simpan dan saya melanjutkan berjualan perangko sembari saya menunggu kalau ada orang cluluk mencari uang itu,” katanya seperti dikutip dari Solopos.com, Sabtu (8/5/2021).
Desi kemudian membuka media sosial Facebook dan menemukan unggahan dari seorang warga yang mengaku kehilangan uang Rp20 juta.
Tak pikir panjang, Desi langsung menghubungi nomor telepon orang yang mengaku kehilangan uang.
"Saya telepon dia dan saya mengaku menemukan uang itu. Lalu, orang itu datang ke rumah,” papar dia.
Saat menemui pemilik uang yang diketahui bernama Febri itu, Desi mencocokkan bukti-bukti. Desi menjelaskan uang itu berjumlah Rp16,4 juta dengan beberapa nama orang sebagai penanda.
“Saya tetap kembalikan, itu bukan hak saya. Uang itu banyak, saya uang Rp2.000 hilang saja pasti bingung. Apalagi pemilik uang itu, ya kalau uang itu miliknya saja. Bagaimana kalau uang itu juga hak orang banyak, saya tidak sampai hati,” papar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Kebakaran supermarket di Berbah membuat Jalan Jogja-Solo arah Solo-Jogja ditutup dan kendaraan dialihkan melalui Simpang Prambanan-Piyungan.
BPS menyebut harga beras September 2026 naik karena pasokan berkurang setelah puncak panen raya dan pengaruh cuaca.
Supermarket Trans Home di Jalan Jogja-Solo Km 11 Sleman terbakar hebat. Api merembet dari bagian belakang hingga melalap seluruh gedung.
Menteri Perindustrian Sarmuji memiliki harta bersih Rp14,93 miliar berdasarkan LHKPN 2025, termasuk kapal senilai Rp5,57 miliar.
Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Suyudi Ario Seto. Simak profil dan rekam jejaknya.