Barani dan Malu, Dua Anak Harimau Sumatra yang Lahir di Amerika Serikat
Dua harimau Sumatra lahir di Kebun Binatang Fort Worth, Texas, menjadi simbol komitmen konservasi dan persahabatan Indonesia-AS.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga & Pariwisata Kabupaten Magelang Slamet Achmad Husein (kiri Pertama), Nia Niscaya, Deputi Pemasaran Kemenparekraf (tengah), dan Arryo Harman, Head of Public Affairs Strategic Projects, Grab Indonesia, (kanan) saat meresmikan program peningkatan kualitas pelayanan pemasaran dan potensi wisata di Destinasi Super Prioritas Borobudur. /Ist.
Harianjogja.com, MAGELANG--Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggandeng Grab Indonesia untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas layanan pemasaran dan potensi wisata di destinasi super prioritas Candi Borobudur.
Adapun Kerja sama ini diwujudkan dalam bentuk penyelenggaraan pelatihan oleh Kemenparekraf melalui Deputi Bidang Pemasaran yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pemasaran untuk para pengemudi Grab. Mitra Grab ini dianggap sebagai salah satu garda terdepan yang berinteraksi dengan wisatawan di salah satu destinasi wisata super prioritas yaitu Candi Borobudur.
Selain itu, mempromosikan perjalanan dan eksplorasi tujuan wisata melalui layanan Grab dan Program Jelajah Kota di area Borobudur, Magelang, DIY, Solo, dan Semarang. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari kerja sama kedua pihak untuk mendukung lima destinasi super prioritas. Serta program Grab Tourism Ambassador di DIY bekerja sama dengan Dinas Pariwisata DIY dan Himpunan Pemandu Wisata Indonesia (HPI) DIY.
BACA JUGA : Pembangunan Borobudur Highland Diminta Libatkan Warga
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya mengapresiasi program inisiatif dari Grab sebagai bentuk dari Indonesia Incorporated dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Pengemudi Grab menjadi instrumen pendukung bersentuhan langsung dengan wisatawan dalam melakukan pemasaran dan promosi destinasi wisata yang ada di Indonesia, dalam hal ini Kawasan di Joglosemar.
Borobudur merupakan salah satu destinasi super prioritas yang akan terus dikembangkan hingga 2021 ini. Ada banyak potensi pariwisata di sekitar Borobudur, khususnya di Magelang Raya yang bisa dieksplorasi.
“Semoga dengan adanya kolaborasi pemerintah dan pihak swasta ini dapat mempercepat pengembangan destinasi pariwisata berkelanjutan. Dengan tidak boleh melupakan standar protokol kesehatan yang telah diterapkan. Perlu penerapan yang baik dan konsisten. Selain itu dengan puasnya wisatawan di seluruh touch point wisata, kami berharap dapat terus meningkatkan nilai tambah dan membentuk quality tourism," katanya, Rabu (5/5/2021).
Kolaborasi ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan wisatawan dan menciptakan pengalaman wisata ke Jawa Tengah yang aman serta nyaman di tengah pandemi. Selain itu, inisiatif ini juga dapat berkontribusi untuk meningkatkan potensi suatu destinasi wisata serta memberikan lapangan kerja dan membuka peluang-peluang usaha bagi masyarakat sekitar wilayah wisata agar dapat bertahan di situasi yang penuh tantangan ini.
BACA JUGA : Menparekraf Ingatkan Proyek Borobudur Highland Harus
Director of West Indonesia, Grab Indonesia, Richard Aditya berharap dukungan tersebut bisa mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah dan sekitarnya. "Kami selalu mendukung inisiatif pemerintah pusat maupun daerah serta memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat dari ekonomi digital," katanya.
Ia memperkenalkan program Jelajah Kota, yang menyediakan panduan bagi warga Jawa Tengah dan sekitarnya dalam mengeksplorasi kotanya. Melalui program ini, disediakan berbagai macam rekomendasi destinasi wisata, tempat kuliner, toko suvenir, dan pusat kesehatan yang terdapat di dalam aplikasi yang didukung dengan berbagai layanan.
“Kami sepakat program itu harus memenuhi standar serta penerapan protokol kesehatan yang berlaku, sehingga wisatawan merasa aman dan dapat menikmati wisatanya di area Borobudur,” ujarnya.
BACA JUGA : Borobudur Highland Siap Jadi Alternatif Baru Pariwisata DIY
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Sinoeng Noegroho mengapresiasi dukungan Grab terhadap pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah. Langkah menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung ke Jawa Tengah menjadi salah satu cara terbaik untuk memulihkan ekonomi. Mengingat pada 2020 jumlah wisatawan nusantara turun 60,5 persen dan wisatawan mancanegara turun 88,6 persen dibandingkan 2019.
"Pada Januari 2021 wisatawan nusantara 1.377.659, tetapi di bulan Februari 2021 turun menjadi 689.104, wisatawan mancanegara masih," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua harimau Sumatra lahir di Kebun Binatang Fort Worth, Texas, menjadi simbol komitmen konservasi dan persahabatan Indonesia-AS.
Arab Saudi mengecam serangan Houthi terhadap fasilitas sipil dan situs suci serta menegaskan hak membela wilayah dan kedaulatan.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah Rp114.000 per kg dan telur ayam ras Rp31.550 per kg pada 6 Oktober 2026.
Pembangunan RTH eks Parkir Abu Bakar Ali dimulai dan ditargetkan rampung Desember 2026 dengan konsep perpaduan hutan dan taman kota.
Ledakan di Ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, menyebabkan lima orang terluka dan sedikitnya 20 bangunan mengalami kerusakan.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Selasa (6/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.