Staf RS di Boyolali Gelapkan Rp628 Juta, Habis untuk Judol dan Pinjol
Eks staf RS di Boyolali gelapkan Rp628 juta, dipakai judol dan pinjol. Polisi ungkap modus manipulasi laporan keuangan.
Pemerintah melalui Kemensos memberian bantuan sosial atau bansos kepada masyarakat./Bisnis/Abdullah Azzam
Harianjogja.com, JAKARTA - Masyarakat dapat mengakses data penerima bantuan sosial (bansos) yang telah disalurkan atau yang masih dalam proses. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini.
Kini Kementerian Sosial juga memperbaiki integritas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara berkala. Perbaikan ini dilakukan untuk memastikan seluruh data masyarakat Indonesia memiliki identitas tunggal dan nomor identitas kependudukan (NIK) yang sesuai dengan data kependudukan dari pencatatan sipil.
“Melalui aplikasi ini, publik dapat memantau penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan menyebutkan nama dan desa kelurahan tempat tinggalnya,” ungkap Risma dalam keterangan resmi, seperti dikutip pada Kamis (22/4/2021).
Risma berharap aplikasi terkait bantuan sosial tersebut dapat memenuhi hak informasi publik dan meningkatkan transparansi penyaluran bansos. Nantinya, Kementerian Sosial akan mengevaluasi kemampuan aplikasi itu secara berkala.
Berikut tata cara mencari data penerimaan bantuan sosial dari pemerintah (BST, BPNT, dan PKH) melalui laman https://cekbansos.kemensos.go.id/ :
1. Di kolom pencarian data pertama, akan tertera daerah sesuai urutan.
2. Pilih Provinsi yang sesuai dengan KTP Anda.
3. Kemudian pilih Kabupaten atau Kota yang tertera di alamat Anda tinggal.
4. Pilih Kecamatan mengikuti petunjuk sebelumnya.
5. Pilih Desa atau Kelurahan Anda.
6. Masukkan nama yang juga sesuai dengan di KTP
7. Sebelum klik cari, masukkan kode captcha yang tertera di kolom pencarian data sebagai kode masuk.
Informasi terkait bantuan sosial lainnya yang diselenggarakan Kementerian Sosial PKH, BPNT dan BST dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Sosial yang menggunakan domain atau alamat kemensos.go.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Eks staf RS di Boyolali gelapkan Rp628 juta, dipakai judol dan pinjol. Polisi ungkap modus manipulasi laporan keuangan.
Operasi Patuh 2026 digelar 8-21 Juni dengan fokus ETLE. Pelanggaran pelat nomor dan lalu lintas jadi sasaran utama.
Garebeg Besar Jogja 2026 digelar sederhana di Keraton. Sebanyak 4.000 ubarampe dibagikan kepada abdi dalem.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini turun di semua ukuran. Simak daftar harga terbaru 28 Mei 2026.
Kebakaran gereja di Mimika Papua Tengah diduga akibat lilin tak dipadamkan. Bangunan ludes, kerugian capai ratusan juta.
Belanda umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Van Dijk jadi kapten, Depay pulih, Xavi Simons absen.