Dinkes DIY Soroti Gejala Gangguan Mental pada Pelajar SMP dan SMA
Dinkes DIY memprioritaskan penanganan kesehatan mental pelajar setelah hasil CKG menemukan sekitar lima persen siswa SMP dan SMA mengalami kecemasan ringan.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengunggah foto usai bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri di akun Instagram pribadinya. Instagram/nadiemmakarim.
Harianjogja.com, JAKARTA - Isu reshuffle kabinet kembali mencuat. Salah satu menteri yang dikabarkan bakal "ditendang" dari Istana adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.
Di tengah hembusan kabar tersebut, Nadiem justru bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, Selasa (20/4/2021).
Dia mengunggah (upload) foto selfie usai berbincang dengan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu di akun media sosial pribadinya.
BACA JUGA : Isu Reshuffle Mencuat, Kebijakan Nadiem Makarim Paling
"Ngobrol dua jam sama Bu Mega, diskusi strategi mempercepat Merdeka Belajar dan Profil Pelajar Pancasila. Saya banyak belajar dari pengalaman beliau," tulis Nadiem di akun @nadiemmakarim, Selasa (20/4/2021).
Postingan Nadiem itu pun ramai dikomentari warganet alisan netizen. Sejumlah warganet pun mengaitkan pertemuan itu dengan isu reshuffle kabinet.
Sebelumnya, Nadiem Makarim merupakan salah satu menteri yang banyak diprediksi pengamat akan kena reshuffle seiring rencana peleburan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).
BACA JUGA : Kemendikbud dan Kemenristek Dimerger, Bagaimana Nasib
Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo misalnya, memprediksi Nadiem akan tetap dipertahankan di Kabinet Indonesia Maju. Namun, akan digeser ke pos lain. Sebab, kata Ari, Nadiem dinilai tidak cukup memiliki kapabilitas untuk menjalankan beban kerja yang bertambah pasca penggabungan dua kementerian.
"Bisa saja beliau dirotasi. Dengan latar belakang beliau di Gojek, cocok menjadi Menteri UKM. Dia bisa mengembangkan digitalisasi UMKM, menaikkan kelas UMKM seperti keinginan Presiden Jokowi," ujar Ari dalam diskusi daring, Jumat, 16 April 2021.
Namun, sampai saat ini Istana belum mengonfirmasi kemungkinan adanya reshuffle besar-besaran seiring rencana pembentukan nomenklatur baru kementerian. Menteri Sekretaris Negara Pratikno memastikan, setidaknya besok tidak akan ada pengumuman reshuffle kabinet seperti prediksi sejumlah pengamat.
BACA JUGA : Isu Reshuffle, Stafsus: Hak Prerogratif Presiden
"Enggak ada. Presiden Jokowi besok kunjungan kerja ke Jawa Barat," ujarnya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa, 20 April 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Dinkes DIY memprioritaskan penanganan kesehatan mental pelajar setelah hasil CKG menemukan sekitar lima persen siswa SMP dan SMA mengalami kecemasan ringan.
Kemnaker menyelidiki rumor PHK karyawan TikTok dan Tokopedia. Pemerintah pastikan telusuri fakta sebelum ambil langkah resmi.
Kecelakaan tragis di Thailand menewaskan 10 biksu setelah ditabrak mobil yang dikemudikan anak 11 tahun. Ini kronologi lengkapnya.
Perlindungan pekerja film di Jogja masih lemah. Raperda Perfilman DIY diharapkan atur kesejahteraan, BPJS, dan akses bioskop.
Minyakita diduga berbau solar ditarik dari peredaran. Kemendag ancam sanksi tegas, Bulog pastikan penggantian untuk warga.
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran dihadiri ribuan pelayat dan tokoh dunia, berlangsung hingga sepekan.