Verifikasi LP2B Tembus 86,08 Persen, ATR BPN Kejar Target 87 Persen
Verifikasi LP2B nasional mencapai 86,08 persen. ATR/BPN menargetkan angka 87 persen rampung tahun ini, lebih cepat dari target 2029.
Wisatawan berenang di kawasan Pantai Sanur, Bali, Minggu (10/6/2018). Sejumlah tempat wisata di Pulau Bali mulai dipadati ribuan wisatawan domestik yang memanfaatkan waktu libur Lebaran 2018./Antara-Wira Suryantala
Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid menyebut pemulihan sektor pariwisata di Tanah Air membutuhkan kerja sama, inovasi, dan koordinasi dengan semua pihak terkait.
Setahun belakangan, pemerintah telah menerapkan kebijakan berupa program stimulus untuk mendukung pemulihan sektor pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19, di antaranya dana hibah, subsidi bunga, restrukturisasi kredit, dan kredit usaha rakyat (KUR) pariwisata.
“Pengusaha mengapresiasi langkah nyata pemerintah dalam memulihkan industri pariwisata. Pariwisata adalah nadi perekonomian nasional, selain sektor minyak dan gas. Bahkan, pandemi Covid-19 telah menghentikan denyut nadi pariwisata di Bali yang dulu begitu semarak,” kata Arsjad dikutip dari Antara.
Dia menilai tepat pemberian dana hibah sebesar Rp 3,3 triliun untuk sektor pariwisata, di mana sebesar Rp 1,18 triliun diperuntukkan bagi sektor pariwisata Bali.
Namun, ia mengingatkan agar penyaluran bantuan harus tepat, sehingga penggunaannya terarah dan sesuai harapan.
Saat ini, terdapat 34 juta tenaga kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak pandemi Covid-19. Banyak di antara pelaku usaha dan industri kreatif yang gulung tikar serta tidak sedikit yang terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Pandemi Covid-19 memaksa pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk bertahan dan berinovasi. Saat ini, vaksinasi menjadi harapan kita semua. Tahun 2021, sektor pariwisata harus bangkit dari keterpurukan,” katanya.
Menurut Arsjad, pariwisata Bali harus diselamatkan, sebab sumber pendapatan utama Provinsi Bali berasal dari pariwisata dan ekonomi kreatif. Sebelum pandemi, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali mencapai 6,5 juta orang dan wisatawan domestik 10,5 juta orang.
“Faktor-faktor ini harus menjadi pertimbangan untuk menghidupkan kembali pariwisata Bali," jelas Arsjad.
Di sisi lain, Arsjad juga mengapresiasi kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendorong Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menyalurkan modal kerja ke sektor-sektor terdampak pandemi, seperti pariwisata, perhotelan, dan restoran.
“Saya optimistis kebijakan OJK beserta stimulus pemerintah dan Bank Indonesia akan membuat stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Verifikasi LP2B nasional mencapai 86,08 persen. ATR/BPN menargetkan angka 87 persen rampung tahun ini, lebih cepat dari target 2029.
Apple akan mengubah aturan ATT di iPhone dan iPad setelah regulator Jerman menilai kebijakan tersebut berpotensi merugikan aplikasi pihak ketiga.
Ibu hamil boleh naik pesawat, tetapi ada syarat dan risiko yang perlu diperhatikan. Simak waktu terbaik dan tips aman terbang saat hamil.
Foto terhapus permanen di HP Android atau iPhone masih bisa dipulihkan. Simak 5 cara mengembalikan foto hilang dengan mudah dan aman.
DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit mengungkap masalah serius saat tur Eropa. Konser di Irlandia dan Inggris batal akibat dugaan kelalaian promotor.
Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Selasa 18 Agustus 2026, turun Rp18.000. Cek harga jual dan buyback semua ukuran.