Intelijen AS Sebut China Kantongi Data 220 Juta Pemilih Amerika
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.
Presiden terpilih Joe Biden, Jill Biden, Wakil Presiden terpilih Kamala Harris and Doug Emhoff, tiba di gedung Capitol menjelang pelantikan Presiden ke-46 AS di Washington, AS, Rabu (20/1/2021)./Antara-Reuters\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA - Joe Biden resmi dilantik menjadi Presiden ke-46 Amerika Serikat (AS) pada Rabu (20/1/2021). Sebagai presiden baru, ia bersumpah untuk mengakhiri "perang tak beradab" di negaranya yang terpecah belah dan terguncang oleh ekonomi yang terpukul dan pandemi Virus Corona yang telah menewaskan lebih dari 400 ribu warganya.
Sambil meletakkan tangan di atas Alkitab warisan keluarganya selama lebih dari seabad, Biden mengambil sumpah jabatan yang dilakukan oleh Ketua Mahkamah Agung AS John Roberts, yang mengikat Presiden untuk "melestarikan, melindungi, dan mempertahankan Konstitusi Amerika Serikat."
"Melalui cobaan selama berabad-abad, Amerika telah diuji lagi, dan Amerika telah bangkit menghadapi tantangan," kata Biden saat menyampaikan pidato pelantikannya.
"Hari ini kita merayakan kemenangan bukan dari seorang kandidat, tetapi karena sebuah tujuan: demokrasi [...] Pada saat ini, teman-temanku, demokrasi telah menang," kata Biden menegaskan.
Biden (78) menjadi Presiden AS tertua dalam sejarah, yang dilantik dalam upacara berskala kecil di Washington karena kekhawatiran akan Virus Corona dan keamanan, menyusul serangan di Kongres AS atau US Capitol oleh para pendukung mantan Presiden Donald Trump, 6 Januari lalu.
Biden mulai menjabat pada saat AS menghadapi kegelisahan mendalam akibat empat krisis utama, yaitu pandemi, ekonomi, perubahan iklim, serta ketidaksetaraan rasial.
Untuk itu, dia telah menjanjikan tindakan segera, termasuk serangkaian perintah eksekutif pada hari pertamanya menjabat sebagai Presiden AS.
Setelah kampanye pahit yang ditandai dengan tuduhan tak berdasar Trump tentang kecurangan pemilu, Biden menyerukan nada damai dan meminta warga AS yang tidak memilihnya untuk memberinya kesempatan menjadi presiden mereka juga.
"Untuk mengatasi tantangan ini, untuk memulihkan jiwa, dan mengamankan masa depan, Amerika membutuhkan lebih dari sekadar kata-kata. Ini membutuhkan hal yang paling sulit dipahami dari semua hal dalam demokrasi: persatuan," kata Biden.
"Kita harus mengakhiri perang tidak beradab yang mempertemukan warna merah dengan biru, pedesaan versus perkotaan, konservatif versus liberal. Kita bisa melakukan ini---jika kita membuka jiwa kita alih-alih mengeraskan hati kita," katanya lagi.
Upacara pada Rabu (20/1/2021) dibuka di depan Capitol AS yang dijaga ketat, di mana gerombolan pendukung Trump menyerbu gedung itu dua minggu lalu, marah dengan klaim salahnya bahwa pemilu telah diwarnai kecurangan.
Kekerasan tersebut mendorong Dewan Perwakilan Rakyat AS yang dikendalikan Partai Demokrat untuk memakzulkan Trump minggu lalu, untuk yang kedua kalinya.
Ribuan pasukan Garda Nasional dikerahkan ke Washington setelah pengepungan, yang menewaskan lima orang dan memaksa anggota parlemen bersembunyi.
Alih-alih dipenuhi kerumunan pendukung, National Mall pada Rabu ditutupi oleh hampir 200 ribu bendera dan 56 pilar cahaya yang dimaksudkan untuk mewakili orang-orang dari negara bagian dan teritori AS.
"Di sini kami berdiri, hanya beberapa hari setelah gerombolan massa berpikir mereka dapat menggunakan kekerasan untuk membungkam keinginan rakyat, menghentikan pekerjaan demokrasi kami, untuk mengusir kami dari tanah suci ini," kata Biden.
"Itu tidak terjadi; itu tidak akan pernah terjadi. Tidak hari ini, tidak besok, tidak selamanya," Biden menegaskan pula.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.
Sleman memberangkatkan 325 KK transmigran selama 2010-2024. Pemberangkatan terbanyak terjadi pada 2012 setelah erupsi Gunung Merapi.
PSIM Jogja menyisakan anggaran pemain untuk putaran kedua Super League 2026/2027 agar tetap memiliki ruang merekrut pemain baru.
Pemerintah kembali membuka war tiket Upacara HUT RI di Istana Merdeka. Sebanyak 8.100 peserta ditargetkan hadir pada 17 Agustus 2026.
Investasi di Gunungkidul semester pertama 2026 mencapai Rp487,6 miliar dan menyerap 10.738 tenaga kerja, didominasi PMDN dan PMA.
Tradisi budaya Sebaran Apem Yaaqawiyyu dalam rangka Saparan Yaaqawiyyu di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, berlangsung meriah pada Jumat (31/7/2026)