The Longest Wait, Dua Tahun Rekam Perjuangan Timnas Indonesia
The Longest Wait merangkum dua tahun perjalanan Timnas Indonesia melalui ratusan jam rekaman yang disunting menjadi film berdurasi 90–100 menit.
Sejumlah prajurit TNI AL bersiap menaikkan perlengkapan alat selam ke atas geladak KRI Teluk Gilimanuk-531 di Dermaga Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (9/1/2021). Kegiatan tersebut untuk persiapan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu. /ANTARA FOTO-M Risyal Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan ada temuan diduga sinyal pesawat Sriwijaya Air bernomor penerbangan SJ-182. TNI bakal menerjunkan pasukan selam elite dari Kopaska guna mencari badan pesawat yang dinyatakan jatuh di sekitar perairan Kepulauan Seribu.
"Tracking seat-nya sudah dikirim ke KRI Rigel yang tadi malam atau pagi sudah merapat di TKP. Dari hasil pemantauan bahwa diduga kuat dan sesuai dengan koordinat yang diberikan, dari kontak terakhir adanya sinyal dari pesawat tersebut dan segera diturunkan penyelam dari Kopaska," kata Hadi di Posko Terpadu JICT 2, Minggu (10/1/2021).
Baca juga: Benda Diduga Tangga Darurat Pesawat SJ 182 Ditemukan
Hadi berharap bahwa informasi daei hasil pelacakan KRI Rigel tepat adanya soal lokasi jatuhnya SJ182. TNI sendiri, kata Hadi, mengerahkan pesawat udara termasuk kapal guna melakukan pencarian pesawat.
"Mudah-mudahan apa yang sudah kita ketahui ini segera kita tindaklanjuti. Semuanya akan kita koordinasikan terus di bawah pimpinan Kabasarnas untuk melaksanakan evakuasi korban SJ182," kata Hadi.
Diketahui, pesawat Sriwijaya Air bernomor SJ-182 dikabarkan hilang kontak pada pukul 14.40 WIB setelah empat menit terbang meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta.
Baca juga: Simak Kronologi Pesawat Sriwijaya SJ182 yang Hilang Kontak
Pesawat hilang kontak saat melakukan penerbangan dengan ketinggian lebih dari 10.000 kaki dalam waktu kurang dari satu menit.
Sementara itu Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Irwin Jauwena mengatakan pesawat Sriwijaya SJ-182 layak terbang.
"Kondisi pesawat dalam kondisi sehat," kata dia.
Ia mengatakan sebelum SJ-182 terbang, dinyatakan tidak mengalami kerusakan. Sebelum hilang kontak, pesawat Sriwijaya Air itu sudah terbang ke Pontianak dan Pangkalpinang. Tapi saat kembali terbak ke Pontianak, pesawat itu hilang kontak beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
The Longest Wait merangkum dua tahun perjalanan Timnas Indonesia melalui ratusan jam rekaman yang disunting menjadi film berdurasi 90–100 menit.
Jadwal Liga Prancis pekan kesembilan 2026/2027 menyajikan PSG vs Le Havre dan Lille vs Lens. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal Liga Inggris pekan kesembilan 2026/2027 menyajikan duel Chelsea vs MU dan Liverpool vs Arsenal. Simak jadwal lengkapnya.
Menteri LH Jumhur Hidayat mendorong audit lingkungan rutin bagi industri dan pemulihan mandiri untuk mempercepat perbaikan ekosistem.
Industri plastik nasional tertekan produk impor China. Inaplas mencatat produksi polyethylene turun menjadi 1,8 juta ton.
UGM dan Foodbank of Indonesia mengumpulkan 47 pemuda dalam RPOM Summit 2026 untuk mengembangkan inovasi dan potensi pangan lokal.