KPK Periksa 4 Saksi, Dalami Dugaan Uang untuk Reza Maghribi
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
Vaksin Moderna/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Perusahaan farmasi dan bioteknologi asal Amerika Serikat, Moderna, mengklaim vaksinnya efektif melindungi manusia dari varian baru Covid-19 yang menyebar dengan cepat di Inggris.
Perusahaan ini, pada Rabu (23/12/2020), melaporkan bahwa pihaknya memperkirakan imunitas yang bersumber dari vaksin Covid buatannya akan melindungi orang dari varian baru virus Corona.
Moderna menyatakan berencana melakukan tes guna memastikan keampuhan vaksin terhadap varian apa pun.
Pernyataan Moderna itu muncul pada saat pemerintah Inggris berencana memberlakukan penguncian Covid yang ketat di sebagian besar wilayah ketika varian virus Corona yang sangat menular mengganas di negara tersebut.
Perusahaan mengatakan pihaknya memperkirakan vaksin buatannya, yang baru-baru ini mengantongi izin penggunaan darurat AS, dapat melindungi orang-orang dari varian virus di Inggris, berdasarkan data sampai saat ini.
"Kami telah menguji serum dari hewan dan manusia yang disuntikkan vaksin Covid Moderna terhadap sejumlah varian virus SARS-CoV-2 sebelumnya, yang telah muncul sejak wabah pertama pandemi dan menemukan bahwa vaksin kami masih sama keefektifannya," kata Moderna.
Perusahaan yang berbasis di AS itu mengatakan akan mengadakan tes tambahan vaksin dalam beberapa pekan mendatang guna memastikan perkiraannya.
Sementara itu, varian baru dari virus Corona penyebab Covid-19 yang berpotensi lebih menular, kembali ditemukan di Inggris dalam sejumlah kasus yang terkait dengan Afrika Selatan. Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock.
Departemen Kesehatan Afrika Selatan pada pekan lalu mengatakan bahwa mutasi genetik baru dari virus telah ditemukan dan mungkin menjadi penyebab lonjakan infeksi baru-baru ini di negara tersebut.
"Berkat kemampuan genom yang mengesankan dari Afrika Selatan, kami telah mendeteksi dua kasus varian baru virus Corona di sini di Inggris," kata Hancock dalam jumpa pers seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Kamis (24/12/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Reuters
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
Prabowo mengusulkan kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta istimewa. Simak aturan yang berlaku saat ini, syarat, batas usia, dan peluang perubahan UU Kewar
Prancis resmi melegalkan assisted dying bagi pasien dewasa dengan penyakit terminal setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi. Simak syarat dan aturannya
Penghasilan dari usaha kos tetap dikenai pajak, tetapi tidak masuk skema PPh final 10 persen seperti rumah kontrakan. Simak aturan, tarif, dan batas omzet terba
Ibu hamil keluar malam pada dasarnya tidak dilarang, tapi ada 10 risiko yang perlu diwaspadai: kelelahan, gangguan tidur, hingga dehidrasi. Simak panduan amanny
Zulhas memastikan bangunan Kopdes Merah Putih yang tidak sesuai lokasi akan ditertibkan sebelum beroperasi pada September 2026.