Korlantas dan Jasa Marga Perkuat Pengawasan Jelang Zero ODOL 2027
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.
Sejumlah pelayat dan karangan bunga berdatangan untuk mrnghormati seorang maestro karawitan Prof.Dr. Rahayu Supanggah S.Kar di Kampung Benowo RT 06 RW 08 Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar, Selasa (10/11/2020). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)
Harianjogja.com, SOLO - Maestro seni karawitan atau alat musik gamelan Profesor Doktor Rahayu Supanggah S.Kar. dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Brayat Minulto Surakarta, Selasa (10/11/2020).
Rahayu Supanggah yang lahir dari keluarga seniman dalang di Kabupaten Boyolali, pada tanggal 29 Agustus 1949, dilaporkan meninggal dunia, pada usia 71 tahun, di RS Brayat Minulyo Surakarta, Selasa sekitar pukul 02.45 WIB.
Jenazah seniman besar yang mempunyai dedikasi dan produktif dalam dunia kesenian Indonesia tersebut telah dibawa pulang ke rumah duka di Kampung Benowo RT 06 RW 08 Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar.
Menurut Gandang Warah putra kedu almarhum, jenazah rencananya dimakamkan di Astana Loyo Benowo Jaten Karanganyar, sekitar pukul 14.00 WIB.
"Bapak meninggal di RS Brayat Minulyo Solo, Selasa, sekitar pukul 02.45 WIB," kata Gandang.
Gandang mengatakan sosok Rahayu Supanggah bagi keluarga sebagai seorang maestro, guru, pembimbing dan seni kehidupan semuanya.
"Cara pola berfikir, organisasi, dan bagaimana hubungan dengan manusia banyak kami belajar dari almarhum bapak," kata Gandang.
Menurut Gandang almarhum semasa hidupnya juga sangat berkomitmen dan bersemangat dalam mengembangkan kesenian tradisional di Indonesia agar lebih maju dan dikenal serta lebih dihargai secara nasional hingga internasional.
"Beliau yang diteladani, saudara anakan, bagaimana mencintai kesenian, bagaimana mengembangkan dan berorganisasi yang saya kagumi dari sosok bapak," kata Gandang Warah
Almarhum Rahayu Supanggah meninggalkan seorang istri Sundari Supanggah, dan memiliki tiga putra Bonton Reu Eus (Almarhum), Gandang Warah Wimoso, dan Wirid Nugroho Pamungkas.
Cita-Cita Almarhum
Almarhum semasa hidupnya yang mendorong bercita-cita untuk mengangkat derajat kemiskinan (gamelan) ke forum dunia. Tekadnya mantap ketika diikutkan dalam misi kesenian kepresidenan ke China, Korea dan Jepang (1965). Sejak itu, mulai melakukan pembaharuan pemanggungan gamelan dan menciptakan musik (kontemporer) baru berakar dari seni tradisional.
Almarhum Prof. Dr. Rahayu Supanggah merupakan guru besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, dan almarhum pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta pada 1997 - 2001, Direktur Pascasarjana 2002 - 2006., dan Dosen Terbang Pascasarjana sejak 01 September 2019 - 31 Oktober 2020. ***3***
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.
Satgas Yonif 511/DY mengevakuasi dua korban selamat dan satu jenazah usai serangan KKB di Distrik Kanggime, Tolikara, Papua Pegunungan.
Chelsea resmi merekrut Jordan Henderson dengan status bebas transfer hingga 2028. Gelandang Inggris itu menjadi rekrutan terbaru Xabi Alonso.
Interpol menerbitkan red notice terhadap Syekh Ahmad Al Misry dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Polri menyebut tersangka masih berada di Mesir.
Kejagung menggeledah enam lokasi terkait kasus TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah, termasuk kantor Don Ritto dan empat korporasi.
Indonesia dan Thailand menyepakati Roadmap on Strategic Partnership 2026–2030 untuk memperkuat kerja sama politik, keamanan, ekonomi, dan investasi.