Sempat Mangkir, AKBP Bambang Kayun Penuhi Panggilan KPK
Anggota Polri AKBP Bambang Kayun Bagus memenuhi panggilan KPK pada Selasa (3/1/2023) sebagai tersangka kasus suap.
Abdul Malik Fadjar./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Tokoh Muhammadiyah Malik Fadjar dikabarkan meninggal dunia pada Senin (7/9/2020). Hal tersebut dicuitkan akun resmi pimpinan pusat Muhammadiyah, @muhammadiyah.
Berdasarkan cuitan @muhammadiyah, Malik meninggal pada pukul 19.00 WIB.
BACA JUGA : Malik Fadjar Puji Perkembangan Gunungkidul, Tekankan Tiga
"Innalillahi wainnailaihi rajiun, Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan segenap warga Muhammadiyah turut berduka atas wafatnya Bapak Malik Fadjar, pada hari Senin 7 September 2020, pukul 19.00 WIB.Semoga husnul khotimah dan dirahmati Allah Subhanahu wata\'ala #Muhammadiyah #MalikFadjar," seperti dikutip dari @muhammadiyah, Senin (7/9/2020).
Diketahui, Malik Fadjar pernah menjabat sebagai Wantimpres pada masa periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Malik juga tercatat pernah menduduki posisi sebagai Menteri Pendidikan Nasional atau Mendiknas pada kabinet Gotong Royong.
BACA JUGA : Jokowi Akan Lantik 9 Wantimpres, Siapa Saja?
Almarhum juga menjabat sebagai Menteri Agama Kabinet Reformasi Pembangunan 1998—1999. Jabatan sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) diembannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Anggota Polri AKBP Bambang Kayun Bagus memenuhi panggilan KPK pada Selasa (3/1/2023) sebagai tersangka kasus suap.
Harga tiket Piala Dunia 2026 mulai turun di pasar resale setelah penjualan melambat dan kursi stadion belum penuh.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.