57 Senjata Rakitan Konflik Adonara Diserahkan ke Polisi
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Ruang UGD RS Bahayangkara Jayapura, Papua./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Dua orang tenaga medis dilaporkan telah ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Wandai, Kabupaten Intan Jaya, Papua, satu diantaranya meninggal dunia.
Kapolres Intan Jawa, AKBP Yuli Karre Pangbala mengatakan laporan yang diterima duna petugas media yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Intan Jaya yakni Almalek Bagau dan Eunico Somoa ditembak saat mengantar obat-obat terkait Covid-19.
Eunico meninggal akibat luka tembak, sedangkan rekannya Almalek dalam keadaan kritis dan dirawat di Pastoral Wandai.
"Rencananya Sabtu (23/5/2020) kami akan ke TKP untuk mengevakuasi korban," ungkap Yuli seperti dikutip dari Antara. Dia menambahkan bahwa butuh waktu sekitar 5 jam dan harus melintasi jembatan gantung.
Yuli menuturkan bahwa saat ini Wandai belum ada pos polisi dan tidak ada jaringan telekomunikasi sehingga informasi hanya didapat dari Homeyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.