Kapolri Ingin Jadi Aktivis Usai Pensiun, Siap Ikut Demo
Kapolri Listyo Sigit ingin jadi aktivis setelah pensiun. Ia bahkan berseloroh siap turun ke jalan ikut demo buruh.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA-- Hampir seluruh negara di dunia sedang berperang melawan pandemi Covid-19. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan akan segera melakukan evaluasi independen untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang terjadi secara global.
Rencana tersebut telah didukung juga oleh China, sebagai negara yang diduga tempat munculnya wabah virus corona jenis baru tersebut.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan janji tersebut dalam pertemuan virtual badan pembuat keputusan WHO, Majelis Kesehatan Dunia.
Pada acara yang sama, Presiden China Xi Jinping melakukan pembelaan terhadap penanganan krisis virus corona di negaranya.
Belum lama ini, Presiden AS Donald Trump mempertanyakan kinerja WHO selama pandemi dan mengkriti badan kesehatan internasional tersebut terhadap penanganan pandemi di China pada awal krisis.
Tedros, yang selalu menjanjikan peninjauan pascapandemi, mengatakan tinjauan itu akan dilakukan "pada saat yang tepat paling awal" dan memberikan rekomendasi untuk kesiapan di masa depan.
"Kita semua memiliki sesuatu untuk dipelajari dari pandemi. Setiap negara dan setiap organisasi harus memeriksa responsnya dan belajar dari pengalamannya. WHO berkomitmen untuk transparans, akuntabilitas, dan pembenahan berkelanjutan," kata Tedros dilansir dari Antara, Selasa (19/5/2020).
"Risiko tetap tinggi dan jalan panjang masih harus dilalui," kata Tedros lagi.
Sebuah resolusi yang dirancang oleh Uni Eropa menyerukan evaluasi independen terhadap kinerja WHO. Resolusi itu tampaknya telah memenangi dukungan konsensus diantara 194 negara bagian kesehatan.
China sebelumnya menentang seruan untuk meninjau asal dan penyebaran virus corona, tetapi Presiden Xi Jinping memberi sinyal Beijing akan menerima evaluasi atas respon global begitu pandemi berhasil dikendalikan.
"Pekerjaan ini membutuhkan sikap ilmiah dan profesional, dan perlu dipimpin oleh WHO. Dan prinsip-prinsip objektivitas dan keadilan perlu ditegakkan," kata Xi dalam pertemuan itu melalui video.
Xi juga enyebut pandemi sebagai darurat kesehatan publik global paling serius sejak akhir Perang Dunia Kedua. Selain itu, Xi mengatakan selama ini China telah bertindak dengan keterbukaan dan transparansi serta bertanggung jawab.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kapolri Listyo Sigit ingin jadi aktivis setelah pensiun. Ia bahkan berseloroh siap turun ke jalan ikut demo buruh.
Simak daftar harga motor listrik terbaru Juni 2026 dari berbagai merek. Mulai Rp16 jutaan, biaya operasional jauh lebih hemat.
Kulonprogo memprediksi isu kekurangan murid masih akan terjadi pada sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ini. Pasalnya berdasarkan, telaah yang dilakukan i
Polda Sumut terapkan pengamanan berlapis laga Indonesia vs Vietnam di Piala AFF U19. Ribuan penonton dan tamu VVIP dijadwalkan hadir.
Eks pedagang ungkap dugaan diarahkan beri keterangan palsu soal TKD Condongcatur, Sleman. Polisi tetapkan lurah sebagai tersangka.
Sentra konveksi pakaian dalam di Tempursari Klaten bertahan di tengah kenaikan bahan baku dan turunnya permintaan, untung tergerus 50 persen.