Inflasi September 2026 Diproyeksi Tembus 3,3%, MBG dan El Nino Jadi Pemicu
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Ilustrasi kenaikan gelombang di Pantai Baron, Gunungkidul, DIY./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, CILACAP - Analis cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Rendi Krisnawan menyampaikan gelombang tinggi diprakirakan masih berpotensi terjadi di laut selatan Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DIY.
"Saat sekarang di wilayah laut selatan Jateng, Jabar dan DIY sedang memasuki masa peralihan dari musim angin baratan menuju angin timuran, sehingga arah anginnya bervariasi," katanya di Cilacap, Jateng, Kamis (16/4/2020).
Kendati arahnya bervariasi, dia mengatakan kecepatan angin di laut selatan Jabar-DIY cukup tinggi sehingga dapat memicu terjadinya gelombang tinggi.
Oleh karena itu, kata dia, pihaknya kembali mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi khususnya di wilayah Samudra Hindia selatan Jateng, Samudra Hindia selatan Jabar, dan Samudra Hindia selatan DIY.
Dalam hal ini, lanjut dia, tinggi gelombang di wilayah Samudra Hindia tersebut diprakirakan berkisar 2,5-4 meter dengan kecepatan angin 5-20 knot yang bertiup dari arah timur-tenggara.
"Peringatan dini gelombang tinggi tersebut berlaku mulai tanggal 16 April 2020, pukul 07.00 WIB, hingga 18 April 2020, pukul 07.00 WIB, dan akan kami perbarui jika ada perkembangan lebih lanjut," katanya.
Sementara untuk tinggi gelombang di wilayah perairan selatan Jabar hingga DIY pada periode yang sama, kata dia, diprakirakan berkisar 1,25-2,5 meter atau masuk kategori sedang.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jasa kelautan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gelombang tinggi serta memerhatikan risiko keselamatan pelayaran," katanya.
Menurut dia, hal itu disebabkan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter berbahaya bagi perahu nelayan berukuran kecil serta kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter berbahaya bagi tongkang.
Selain itu, kata dia, kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter berbahaya bagi kapal feri serta kecepatan angin lebih dari 27 knot serta tinggi gelombang di atas 4 meter berbahaya bagi kapal berukuran besar seperti kapal cargo dan kapal pesiar.
Terkait dengan kondisi cuaca di wilayah Jateng selatan dan pegunungan tengah Jateng, ia mengatakan berdasarkan prakiraan, hujan lebat masih berpotensi terjadi karena saat sekarang sedang berlangsung masa transisi dari musim hujan menuju kemarau.
"Potensi terjadinya hujan cenderung pada sore hingga malam hari dan bersifat sporadis atau lokal. Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya angin puting beliung saat hujan lebat disertai angin kencang dan petir," demikian Rendi Krisnawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.