Masa Berlaku SIM Habis? Segera Perpanjang Hari Ini 29 September di MPP Manding Bantul
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat memberikan keterangan imbauan terkait pelaksanaan Pilkada 2020, Jumat (6/3/2020)./Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Pilkada 2020 tersisa enam bulan lagi. Sejumlah pihak berharap pesta demokrasi ini bisa berjalan aman, damai dan bebas dari politik uang serta kontestan tidak menghalalkan segala cara.
Di DIY, tiga kabupaten yang bakal menggelar pemilihan kepala daerah masing-masing Gunungkidul, Bantul dan Sleman. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengatakan pilkada serentak harus membawa suasana damai, kondusif, dan menyebarkan benih kebaikan. Pelaksananya harus memiliki semangat untuk hidup rukun dalam perbedaan dan membawa kemajuan daerah menjadi lebih baik. Jangan sampai penyelenggaraan Pilkada justru berlawanan dengan prinsip demokrasi yang berujung mencederai proses reformasi. Terpenting jangan sampai prosesnya diwarnai tindakan menghalalkan segala cara termasuk politik uang.
"Kami mengimbau agar semua pihak tak menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan, termasuk menghindari politik uang. Jangan sampai melanggar hukum dan ketertiban sosial," kata Haedar Nashir di Gedung Grha Suara Muhammadiyah, akhir pekan lalu.
Menurutnya, kompetisi pilkada harus berjalan dengan sehat sesuai dengan aturan yang berlaku. Harapannya, perhelatan itu membuat demokrasi menjadi lebih berkualitas dan tak sekadar prosedural. Jangan sampai melahirkan sisa politik seperti kerusuhan, perseteruan, adu domba, fitnah, hoaks yang dapat meruntuhkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. "Dan harus menghindari hal-hal yang merusak bangsa. Pelaksanaan Pilkada harus berjalan dengan damai," katanya.
Bagi kontestan Pilkada yang menang, kata Haedar, harus menjadikannya sebagai amanah dan tidak perlu melakukan pesta kemenangan yang justru membuat pihak yang kalah merasa terkhianati. Sebaliknya yang kalah juga harus menerima dengan ikhlas, sebagaimana permainan ada yang menang dan kalah, tidak perlu memercikkan suasana permusuhan.
"Jika semua pihak memiliki kekuatan untuk menuntaskan sejumlah masalah maka pilkada akan membawa kebaikan dan kemajuan bagi Bangsa Indonesia. Maka pilkada harus berjalan aman, damai dan kondusif," ucapnya.
Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan, menyatakan jajarannya sudah berkoordinasi dengan Polda DIY dalam upaya pengamanan pilkada di tiga kabupaten di DIY. Menurutnya berdasarkan pengalaman pilkada periode sebelumnya, yang rawan dan perlu perhatian adalah saat tahap pencalonan. Ia berharap semua pihak memiliki semangat yang sama dalam menjalankan pilkada dengan aman damai. "Kami sudah bertemu Kapolda untuk minta dukungan terkait dengan pengamanan pilkada di tiga kabupaten," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.