Nevo Q05 Resmi Meluncur, SUV Listrik CKD Dibanderol Rp309 Juta
Changan Indonesia meluncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp309 juta dan telah dirakit secara lokal di Purwakarta.
Logo PAN/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Putra Amien Rais, Mumtaz Rais menjadi perekat ayahanda dan sang mertua yang berbeda kubu saat pemilihan Ketum PAN 2020-2025.
Mertua Mumtaz Rais adalah Zulkifli Hasan. Zulkifli Hasan maju di Kongres V PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara, berhadapan dengan calon yang diusung ayah Mumtaz, Amien Rais, yaitu Mulfachri Harahap-Hanafi Rais. Mumtaz memilih berada di kubu Zulhas.
Pada akhirnya, Selasa (11/2/2020), Zulkifli Hasan memenangi kompetisi politik lima tahunan itu. Dia terpilih menjadi Ketum PAN periode 2020-2025 dengan mengantongi 331 suara.
Mumtaz Rais ikut dalam euforia kemenangan mertuanya. Mengepalkan tangan, Mumtaz Rais yang mengaku dipanggil \'anak emas\' berfoto bersama Zulkifli Hasan dan para loyalis petahana usai memenangi Kongres PAN.
Salah satu loyalis Zulhas, Totok Daryanto, mengatakan Mumtaz Rais sedari awal berada di barisan mereka. Mumtaz Rais menjelaskan posisinya di Kongres PAN.
Mumtaz Rais menyebut dirinya ibarat lem. Dia merekatkan dua kubu yang bertarung di Kongres V PAN.
"Jadi memang Mumtaz Rais itu ibarat barang itu sebagai lem, perekat, jadi merekatkan kubu kanan dan kiri itu Mumtaz Rais. Jadi jika ada isu kalau ada keretakan Pak Amien dan Pak Zul itu nol besar, itu salah," kata Mumtaz kepada wartawan, Kamis (13/2/2020).
Mumtaz tak setuju jika hubungannya dengan sang bapak dianggap sedang tidak baik meski berbeda sikap politik. Dia mengatakan Amien Rais adalah profesor politiknya, sedangkan Zulhas sebagai dosen politik.
"Buktinya saya di Pak Zul dan saya baik-baik saja dengan semua keluarga saya, terutama dengan Mas Hanafi mentor politik saya, bapak profesor politik saya, kalau Pak Zul ini dosen politik saya. Pak Amien profesor politik, Pak Zul dosen politik, Mas Hanafi guru politik," ujar Mumtaz.
"Jadi itulah alhamdulillah kehadiran saya yang membuat suasana teduh, nyaman, di PAN ini, untung masih ada Mas Mumtaz gitulah, kalau temen-temen bilang," sambungnya.
Selain itu, Mumtaz mengaku berbagi tugas dengan sang kakak, Hanafi Rais, di Kongres PAN. Mumtaz Rais mendukung Zulhas, Hanafi Rais di kubu Mulfachri Harahap. Menurut dia, itu bukanlah suatu masalah dan hubungannya dengan keluarga tetap baik-baik saja.
Setelah Zulkifli Hasan kembali menjadi Ketum PAN, Mumtaz Rais berbicara kemungkinan jabatan barunya di kepengurusan 2020-2025. Dia menduga bakal menempati posisi Waketum PAN sembari menegaskan tidak dijanjikan apa-apa. Dia hanya ingin mengabdi bagi kebaikan umat.
"Kemungkinan nanti kalau nggak tetap Ketua DPP, ya naik jadi Wakil Ketua Umum atau apa saya nggak tahulah. Pokoknya apa pun yang terbaik menurut Pak Zul, menurut temen-temen di PAN, biar saya bisa berbuat banyak untuk kemaslahatan umat," ujar Mumtaz Rais.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Changan Indonesia meluncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp309 juta dan telah dirakit secara lokal di Purwakarta.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
30 Juli: Hari Ikrar Pramuka, Hari Persahabatan Sedunia, Hari Anti Perdagangan Manusia, dan Hari Snorkeling. Simak sejarah dan makna peringatan ini!