DPR RI: Presiden yang Isyaratkan Tolak Pemulangan Eks ISIS Sejalan dengan Keinginan Masyarakat

Newswire
Newswire Sabtu, 08 Februari 2020 20:37 WIB
DPR RI: Presiden yang Isyaratkan Tolak Pemulangan Eks ISIS Sejalan dengan Keinginan Masyarakat

Joko Widodo/Reuters-Willy Kurniawan

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepertinya tak sepakat dengan rencana pemulangan 600 Warga Negara Indonesia (WNI) eks anggota ISIS. 

“Sikap Pak Jokowi yang memberi isyarat tidak setuju, sejalan dengan pernyataan masyarakat banyak,” kata Anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani kepada Okezone, Sabtu (8/2/2020).

Christina mendorong agar Pemerintah mengutamakan perlindungan terhadap 230 juta WNI di Tanah Air. Untuk itu dia berharap Pemerintah memikirkan perkara ini secara matang. “Kami meminta perlindungan terhadap 230 juta lebih WNI di tanah air menjadi hal yang diutamakan,” jelasnya.

Meski telah memberikan isyarat tak setuju memulangkan 600 WNI, Jokowi akan menggelar rapat terbatas terkait hal ini. Ia pun berharap hasil rapat menghasilkan sikap yang mendukung agar pemulangan tak dilakukan. "Ya kalau bertanya kepada saya, ini belum ratas ya. Kalau bertanya kepada saya, saya akan bilang tidak, tapi masih dirataskan," ujar Jokowi.

Hal ini dikuatkan dengan pernyataan Staf Khusus (Stafsus) Presiden Jokowi Bidang Isu Strategis, Diaz Hendropriyono. Menurutnya, pemulangan WNI eks ISIS berisiko tinggi. “Pada umumnya tidak ada negara yang mau menerima lagi warga negaranya yang pernah bergabung ke dalam ISIS di luar negeri. Melihat dari sudut pandang strategis dan keamanan, pemulangan ini tentu sangat berisiko untuk negara,” ucapnya, Kamis 6 Februari 2020.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online