Anggaran Bencana Naik Jadi Rp1,1 Triliun, Banggar DPR: Jauh dari Cukup
Banggar DPR menyebut anggaran kebencanaan naik menjadi Rp1,1 triliun dari Rp494 miliar. Dana siap pakai bencana juga disiapkan Rp5 triliun.
Menkumham Yasonna H. Laoly./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyampaikan bahwa warga gereja harus turut berperan aktif dalam membangun perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam kuliah umum di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Jakarta, Senin (27/1/2020).
"Saya percaya bahwa dalam kerangka kerja HAM tentu negara paling bertanggung jawab. Tetapi seluruh masyarakat harus juga memberi kontribusi secara bersama-sama dan Gereja tidak hanya memberi suara-suara kenabiannya, tetapi juga ikut berperan aktif dalam membangun penghargaan perlindungan HAM," ucap Yasonna.
Di hadapan peserta kuliah umum yang hadir, Yasonna mengatakan bahwa warga Gereja harus berani memberi kritikan yang konstruktif terhadap adanya kesewenangan dan ketidakadilan dalam penegakan HAM di masyarakat.
Warga Gereja, kata dia, tidak boleh tinggal diam melihat ketidakadilan serta merosotnya martabat umat manusia lantaran tidak terpenuhinya hak-hak yang paling mendasar, seperti hak atas rasa aman dan tenteram serta hak memperoleh keadilan.
Dengan adanya peran serta dari warga Gereja, Yasonna yakin hal itu akan membantu Pemerintah dalam melahirkan solusi alternatif perlindungan HAM di Tanah Air.
"Saya kira Gereja bisa menjadi alat yang membantu Pemerintah atau masyarakat mencari solusi-solusi kreatif," ucap dia.
Dalam kesempatan itu, Yasonna juga meminta kepada warga Gereja untuk memberi perhatian terhadap masalah pendidikan maupun kesejahteraan umat di daerah-daerah tertentu, seperti di Provinsi Papua.
Menurut Yasonna, adanya perbaikan pendidikan akan membuat masyarakat di sana menjadi lebih terampil dan terdidik, sehingga hak ekonomi, sosial maupun politik masyarakat terpenuhi.
Pemerintah, kata dia, telah berupaya menggunakan berbagai pendekatan dalam menyelesaikan permasalahan di Bumi Cenderawasih itu, tetapi hal tersebut dirasa masih belum optimal.
Oleh karena itu, dirinya menginginkan adanya sinergi antara Gereja dan Pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Papua, baik permasalahan sosial maupun perlindungan HAM.
"Kehadiran Gereja ikut bersama-sama memberikan solusi yang konstruktif. Pemerintahan Jokowi baik periode pertama maupun kedua sangat terbuka soal ini," ujar Yasonna.
"Saya memberikan catatan soal Papua karena saya mau gereja berperan dalam melihat persoalan di sana dan ikut bersama Pemerintah," tambah dia seraya mengatakan bahwa peran warga Gereja sangat penting dalam mencegah timbulnya hal-hal yang buruk di masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Banggar DPR menyebut anggaran kebencanaan naik menjadi Rp1,1 triliun dari Rp494 miliar. Dana siap pakai bencana juga disiapkan Rp5 triliun.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini Selasa 15 September 2026 tersedia di PJR Temon. Cek jadwal, lokasi, jam layanan dan syaratnya.
Kasus keracunan MBG mencapai 50.000. Komisi IX DPR menilai kasus dapat diproses pidana dan perdata serta meminta polisi proaktif.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 15 September 2026 tersedia 15 perjalanan dari Jogja ke Palur, mulai 05.05 hingga 22.35 WIB.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, serta biaya perpanjangan SIM A dan SIM C.