Kejagung: Ferry Boboho Kembalikan Rp5 Miliar dari Rp40 Miliar
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.
Presiden Komisaris PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo (tengah) saat meninggalkan gedung KPK di Jakarta, Rabu (7/8/2019)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Rumah Tahanan (Rutan) KPK penuh pengunjung pada Hari Natal 2019. Soetikno Soedarjo, tersangka kasus korupsi suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia, tak berhasil ditemui anak dan menantunya karena kondisi rutan KPK yang dipenuhi pengunjung.
Aktor dan penyanyi Maruli Tampubolon dan sosialita Dita Soedarjo tidak berhasil mengunjungi Soetikno Soedarjo (SS) lantaran kondisi rutan KPK yang telah penuh oleh keluarga tahanan lain yang juga melakukan kunjungan Natal 2019.
Dita merupakan anak bungsu Soetikno, sedangkan Maruli adalah suami dari Mita Soedarjo, anak kedua dari mantan Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi (MRA) tersebut.
"Ini enggak bisa masuk, sudah penuh," ujar Dita di Rumah Tahanan Kelas 1 Jakarta Timur Cabang Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (25/12/2019).
Keduanya tiba di Rutan KPK sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah melakukan pendaftaran, sekitar pukul 09.10 WIB Maruli kemudian disusul Dita meninggalkan Rutan KPK tanpa bertemu dengan Soetikno.
Pada kunjungan Hari Raya Natal itu, Dita dan keluarga membawa sejumlah barang untuk diberikan kepada Soetikno, seperti makanan, buah, permen, dan penutup mata untuk tidur.
"Bawa kopi juga biar dia bisa tidur," ujar mantan kekasih Pebasket Denny Sumargo itu.
Meski belum bisa bertemu, Dita mengatakan dirinya beserta keluarga akan melakukan doa bersama di Hari Natal untuk mendoakan agar sang ayah diberi kesehatan dan kekuatan.
Dita pun berharap pada kunjungan berikutnya dia beserta keluarga bisa bertemu langsung dengan Soetikno.
"Doain dong saya tahun baru bisa sama dia di sini karena saya tahun baru enggak ke mana-mana," ucap pemilik Haagen Dazs Indonesia itu.
KPK membuka jadwal kunjungan bagi keluarga untuk mengunjungi tahanan pada perayaan Hari Raya Natal 2019 di Rumah Tahanan Cabang KPK, Jakarta.
"Sehubungan dengan libur Hari Raya Natal 2019 pada Rabu, 25 Desember 2019, dilakukan pelayanan kunjungan keluarga tahanan Cabang Rutan KPK," ujar Plh Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Jakarta, Senin (23/12).
Yuyuk menjelaskan pelayanan kunjungan keluarga di Rutan KPK pada tanggal 25 Desember 2019 akan diselenggarakan pada pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Adapun untuk pendaftaran kunjungan, keluarga atau pun kerabat tahanan sudah bisa melakukan registrasi mulai pukul 07.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.
JK meminta PMI memperkuat pencegahan bencana. PMI DIY juga didorong meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko kebencanaan.
Empat prajurit TNI AU ditahan terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammil Farisa, 22, meninggal dunia.
KM Virgo Transport 8 hilang kontak di sekitar Pulau Masalembu. Sebanyak 118 orang masih dicari dalam operasi SAR yang diperkuat Polri.
Sebanyak 130 penumpang Kapal Virgo Transport 8 masih dicari setelah 113 orang dievakuasi dari total 243 penumpang.
Anak 7 tahun ditemukan meninggal di Sungai Winongo Kecil Bantul. Korban sempat shalat zuhur sebelum bermain seorang diri di sekitar sungai.