KPK Periksa 4 Saksi, Dalami Dugaan Uang untuk Reza Maghribi
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
Ilustrasi/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Aparat Polres Metro Jakarta Selatan menciduk pelaku persekusi terhadap anggota Banser asal Depok.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Bastoni Purnawa belum menginformasikan identitas, jumlah pelaku, maupun lokasi penangkapan terhadap tersangka persekusi tersebut.
Bastoni mengatakan kejadian berawal saat dua korban, ES dan WS, melintasi Pasar Jumat Jakarta Selatan menuju Depok, Jawa Barat pada Selasa (10/12/2019).
Saat melintasi Jalan Ciputat Raya, ES dan WS dibuntuti sejumlah orang kemudian dipepet dan dihina dengan kata kasar, diintimidasi. Bahkan pelaku mendokumentasikan perbuatan tercela tersebut melalui video.
Seusai kejadian, kedua korban melapor kepada Ketua Banser NU Jakarta Selatan dan membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Dari hasil memeriksaan saksi dan penyidikan, Bastoni mengungkapkan pelaku berinisial H yang terancam Pasal 310, Pasal 311, dan Pasal 335 tentang penghinaan, perbuatan tidak menyenangkan, serta UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
Prancis resmi melegalkan assisted dying bagi pasien dewasa dengan penyakit terminal setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi. Simak syarat dan aturannya
Penghasilan dari usaha kos tetap dikenai pajak, tetapi tidak masuk skema PPh final 10 persen seperti rumah kontrakan. Simak aturan, tarif, dan batas omzet terba
Ibu hamil keluar malam pada dasarnya tidak dilarang, tapi ada 10 risiko yang perlu diwaspadai: kelelahan, gangguan tidur, hingga dehidrasi. Simak panduan amanny
Zulhas memastikan bangunan Kopdes Merah Putih yang tidak sesuai lokasi akan ditertibkan sebelum beroperasi pada September 2026.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh, Yordania, Suriah, Kirgistan, Lebanon, hingga Sri Lanka disebut sebagai kandidat pengganti di Grup A ber