6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Ilustrasi Pencak Silat/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, SRAGEN--Salah seorang pendekar silat yang masih anak-anak di Sragen, Jawa Tengah tewas gegara latihan bela diri tersebut.
Korban berinsial MAM yang masih 13 tahun dikabarkan kehilangan nyawanya sesaat setelah menjalani latihan bersama teman-temannya di Dukuh Ngrendeng, RT 022, Desa Kaloran, Gemolong, Sragen, Minggu (24/11/2019) pukul 23.00 WIB.
Saat itu, MAM bersama sekitar 20 temannya tengah menjalani latihan menahan tendangan di perut. Sang pelatih, FAS, memberikan tendangan ke arah perut masing-masing peserta.
Para peserta lain bisa menahan tendangan itu, namun tidak demikian halnya dengan MAM. Siswa MTs itu terjungkal setelah tendangan ujung kaki pelatih itu mendarat tepat di perutnya.
Korban jatuh ke belakang dan sempat kejang-kejang. FAS sudah berusaha membantu meredakan sakit di perut MAM dengan cara diurut. Akan tetapi, upaya itu tidak membuahkan hasil.
MAM sempat dibawa ke rumah bidan di Desa Saren, Kalijambe. Karena tidak sadarkan diri, bidan menyarankan MAM dibawa ke RSUI Yakssi Gemolong.
MAM sempat mendapat pertolongan di RS dengan alat picu jantung, namun nyawa bocah asal Kalijambe, Sragen, itu tidak tertolong. Ia meninggal dunia sekitar pukul 23.00 WIB.
Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Sragen, Jumbadi, mengatakn tidak ada unsur kesengajaan dalam kasus meninggalnya salah satu anggotanya, MAM, 13, saat latihan di Gemolong, Minggu (24/11/2019) malam.
Menurutnya, tidak ada unsur balas dendam antara pelatih dengan anggota yang dilatih. Dia membenarkan pelatih dalam kejadian tersebut, FAS, 16, belum punya sertifikat kompetensi sebagai pelatih.
Namun, FAS sudah diperkenankan melatih karena sudah dikukuhkan sebagai warga PSHT pada September lalu. “Kalau sudah disahkan sebagai warga [PSHT] dia sudah bisa melatih walau sertifikatnya belum turun dari pusat [Madiun],” jelas Jumbadi, Senin (25/11/2019).
Meski baru berusia 16 tahun, Jumbadi menegaskan FAS sudah bisa melatih karena sudah dikukuhkan sebagai warga PSHT setelah beberapa tahun mengikuti latihan.
“Minimal latihan setahun saja sudah bisa melatih selama sudah dikukuhkan dan berusia 16 tahun. Kalau usia 14 tahun ya belum bisa jadi pelatih. Kalau sudah dikukuhkan, justru kami minta dia untuk melatih supaya ilmunya lebih bermanfaat,” terangnya.
Dia juga menegaskan dalam kepelatihan PSHT sudah ada standardisasi untuk menunjang keamanan. Menurutnya, melatih kekuatan perut melalui tendangan dan pukulan sudah menjadi hal biasa dalam latihan.
“Kontak fisik dalam pencak [silat] itu hal biasa. Yang penting semua sama-sama tahu dan harus ada aba-aba dulu supaya yang dilatih siap untuk menahan tendangan atau pukulan,” paparnya.
Terkait meninggalnya MAM, Jumbadi belum bisa memastikan apakah ada kesalahan prosedur dalam proses latihan. Dia menganggap meninggalnya MAM bisa jadi dipengaruhi faktor kondisi tubuh sebelum berlatih.
“Saya tidak mau membela diri. Apa mungkin karena si anak belum siap, masih ada waswas atau takut. Bisa jadi kondisi tubuhnya benar-benar kurang sehat saat berlatih,” jelas Jumbadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.