Pilur Bantul 2026, Bupati Ingatkan Calon Lurah Hindari Politik Uang
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Ilustrasi. /Dok JIBI
Harianjogja.com, SOLO -- Seorang warga Kulonprogo tertangkap basah mengutil beberapa jenis kosmetik yang dijual di stan Sekaten di Alun-Alun Kidul Keraton Solo, Kamis (14/11/2019) malam. Pria pengangguran berinisial, AL, 20, itu sempat menjadi sasaran amuk massa.
AL kemudian diamankan jajaran Polsek Pasar Kliwon. Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Tegar Satrio Wicaksono, Jumat (15/11/2019), mengatakan saat ketahuan mengutil berbagai barang kosmetik, pedagang lapak di sekaten sudah menawarkan opsi perdamaian dengan meminta AL mengganti kerugian senilai Rp700.000.
Namun, AL bersama teman perempuannya tidak bisa mengganti kerugian hingga akhirnya persoalan itu pun dibawa ke Mapolsek Pasar Kliwon.
“Kami upayakan mediasi dahulu untuk persoalan ini dan memfasilitasi korban. Kami sedang meminta pelaku mencari dana untuk mengganti kerugian,” ujarnya.
Ia menambahkan pelaku jauh-jauh ke Solo untuk bepergian bersama teman perempuannya mengunjungi Sekaten. Melihat ada peluang, pelaku melancarkan aksinya untuk mengutil berbagai barang dagangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Indonesia menguasai 41% produksi nikel olahan dunia. Pemerintah mendorong hilirisasi berlanjut ke ekosistem baterai.
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.
Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI menggelar panen raya jagung di Desa Binaan Imigrasi di Semin
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.