Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Warga mengungsi di Mapolres Jayawijaya saat terjadi aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019). /ANTARA-Marius Wonyewun
Harianjogja.com, JAYAPURA--Aparat keamanan TNI-Polri saat ini melakukan pengejaran terhadap kelompok sipil bersenjata (KSB) yang melakukan pembakaran terhadap honai (rumah khas di pegunungan tengah) milik Kepala Distrik Kimak, Kabupaten Puncak, Papua.
Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto Minggu membenarkan adanya pembakaran honai milik Kadistrik Kimak, Sabtu malam (28/9/2019) dan paginya KSB menembaki sambil teriak menyatakan siap berperang dengan TNI-Polri hingga menyebabkan warga sipil ketakutan.
Agar aksi KSB tidak meluas maka aparat keamanan melakukan pengejaran dan berjaga-jaga di sekitar lokasi yang diperkirakan menjadi lintasan kelompok tersebut. Ia menegaskan, bahwa tidak benar ada honai dibakar aparat keamanan karena yang membakar adalah KSB.
Ketika ditanya kelompok yang menjadi pelaku pembakaran dan sejumlah aksi penembakan di Kabupaten Puncak, Eko mengatakan, dari laporan yang diterima terungkap kelompok itu dipimpin Penni Murib dan Telaga Telenggen. Warga saat ini mengungsi ke Koramil Ilaga dan anggota masih terus bersiaga, kata Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto.
Dalam seminggu terakhir KSB menembak tiga warga sipil hingga meninggal yakni dua tukang ojek yang ditembak pada Kamis (26/9) menewaskan Sattiar alias Midung dan La Ode Alwi dan Sabtu (28/9) menewaskan Syahrudin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.