AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Ustaz Abdul Somad/Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA- Ustaz kondang Abdul Somad pernah berbicara soal hukum menonton film Korea yang kini banyak digandrungi remaja di Indonesia.
Di media sosial, beredar video Ustaz Abdul Somad (UAS) saat berceramah mengenai hukum menonton film Korea.
Video tersebut berdurasi 1.45 menit dan diunggah kanal YouTube Apaik Gaming pada 10 Februari 2018.
Dalam rekaman tersebut, UAS tengah berceramah di hadapan para jemaah. Ia lantas membacakan pertanyaan dari secarik kertas yang dipegang.
"Saya ingin bertanya apa hukumnya menggemari dan menyukai film Korea?" ucap UAS.
Seketika pertanyaan itu pun mengundang gelak tawa orang yang ada di ruangan. UAS pun ikut tersenyum setelah membacakannya.
Tak lama UAS menjawab, mestinya umat muslim tidak menonton film Korea lantaran pemeran dalam film tersebut adalah orang kafir.
Pria berusia 42 tahun itu lalu melafalkan hadis yang memiliki arti \'Barang siapa yang suka dengan orang kafir, maka dia bagian dari kafir itu condong hatinya pada orang kafir\'.
Menurut, UAS alangkah lebih baik pemuda dan pemudi muslim melihat tayangan yang lebih bermanfaat seperti bacaan qori-qoriah daripada menyaksikan film Korea.
Sebagai penutup, UAS pun mengingatkan bila kebiasan menonton film Korea bisa mempengaruhi proses sakaratul maut.
Selengkapnya, berikut isi dari ceramah UAS soal hukum menonton film Korea seperti dalam video.
Orang Korea kafir tak bersunat, tak mandi wajib, berzina kerjanya. Jangan suka dengan orang kafir.
Siapa yang suka dengan orang kafir, maka dia bagian dari kafir itu condong hatinya pada orang kafir.
Maka tontonlah qori-qoriah. Cari di YouTube, banyak qoriah-qoriah di sana bagi anak gadis.
Yang anak lajang jangan menengok qoriah. Ayatnya tak ingat muka qoriah itu ingat, yang lajang tontonlah qori-qori.
Jangan lagi itu ditonton, sinetron-sinetron korea, rusak nanti pas sakaratul maut datang dia ramai-ramai.
Apa yang selalu kita tengok, apa yang selalu kita dengar itulah yang akan datang waktu sakaratul maut nanti. Pas kita sekarat datanglah artis-artis Korea.
Datang orang membisikkan di telinga kanan, Laa ilaha ilallah datanglah dari telinga kiri (sambil melantunkan sepenggal lagu Khabi khushi kabhie gham).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan