Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ustaz Abdul Somad memberikan keterangan pers di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (21/8/2019). /Suara.com-Arya Manggala
Harianjogja.com, JAKARTA-- Warga kembali menolak kedatangan ustaz kontroversial Abdul Somad.
Kelompok masyarakat Indonesia di Berlin, Jerman menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS). Penolakan itu diwujudkan dalam surat pernyataan dan petisi yang dibuat di laman change.org.
Surat pernyataan yang tersebar di grup Facebook PPI Berlin itu mengatasnamakan anggota GWJ Berlin dan Kelompok Masyarakat Indonesia di Berlin.
Mereka meminta Indonesische Weisheits- und Kulturzentrum (IWKZ) Masjid Indonesia Al-Falah untuk membatalkan acara yang didatangi oleh UAS. IWKZ sendiri merupakan masjid dan pusat budaya Islam Indonesia yang telah berdiri lebih dari 20 tahun di Jerman.
Berdasarkan petisi yang ditulis di laman change.org, UAS rencananya akan mengisi acara Tabligh Akbar yang kemungkinan besar diselenggarakan oleh pihak pengurus Masjid Indonesia al-Falah.
Menurut kabar yanga beredar, UAS akan berada di Jerman dan tiba di Berlin pada 21 Oktober 2019.
Ustaz Somad ditolak di Jerman karena dianggap sering membuat pernyataan yang intoleran bahkan cenderung provokatif. Pembuat petisi merasa UAS memusuhi tidak hanya kepada sesama Muslim tapi juga kepada non-Muslim.
Petisi yang dibuat di laman change.org telah ditandatangani oleh 1.828 orang.
Sebelumnya diberitakan, Kraton Yogyakarta tidak mengizinkan Muslim United, termasuk UAS, untuk memakai Masjid Gedhe Kauman sebagai lokasi ceramah, hingga kemudian beredar surat undangan dari masjid UGM untuk UAS. Namun, UGM ternyata juga menolak masjid miliknya digunakan oleh UAS untuk memberikan kuliah.
"Berkaitan acara yang rencananya diselenggarakan tanggal 12 Oktober 2019, maka pimpinan universitas meminta agar acara tersebut dibatalkan," ujar Kepala Humas dan Protokol UGM Iva Ariani, Rabu (9/10/2019).
Menurut Iva, pelarangan tersebut dilakukan untuk menjaga keselarasan kegiatan akademik dan nonakademik dengan jati diri UGM, sementara kegiatan yang menampilkan UAS sebagai pembicara dimungkinkan tidak selaras dengan jati diri UGM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Empat atlet Indonesia lolos final speed panjat tebing di Nagoya. FPTI membidik medali dan berharap podium dikuasai wakil Indonesia.
DPRD Jogja meminta Rippar 2026–2045 tak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga lama tinggal, belanja, tenaga kerja, dan lingkungan.
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Raja Maroko Mohammed VI menunjuk Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai perdana menteri perempuan pertama dalam sejarah negara tersebut.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta agar budaya antikorupsi selalu melekat dalam diri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya.