Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 13 Medali, Ini Rinciannya
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Warga melakukan aksi dengan pengawalan prajurut TNI di Bundaran Timika Indah, Mimika, Papua, Rabu (21/8/2019). Aksi tersebut untuk menyikapi peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang./Antara-Jeremias Rahadat
Harianjogja.com, JAKARTA- Kerusuhan di Papua sebagai buntut menolak isu rasial disebut pemerintah ditunggangi pihak asing.
Kepolisian Republik Indonesia tengah mendalami pihak asing yang ikut terlibat dalam kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat beberapa waktu lalu.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya sudah mengindentifikasi kelompok asing yang terlibat kerusuhan di Papua dan Papua Barat melalui media sosial maupun informasi di lapangan.
"Semua sedang kami dalami ya, kemudian sudah kami profiling, khususnya yang ada di media sosial ya, baik di akun akun maupun informasi yang kami dapat di lapangan," ujar Dedi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/9/2019).
Pernyataan Dedi menyusul pernyataan Kapolri bahwa ada keterlibatan pihak asing dalam kasus kerusuhan di Papua dan Papua Barat.
Kendati demikian, Dedi belum bisa menyebut siapa pihak asing yang terlibat dalam aksi kerusuhan yang berlanjut pada pembakaran sejumlah gedung.
Sebab kata dia, oknum-oknum tersebut saat ini berada di luar negeri. Karena itu kata dia Polri belum bisa melakukan tindakan hukum kepada oknum-oknum tersebut.
"Kami belum berani menyebutkan disini. Sekali lagi Polri bekerja sesuai fakta hukum, dan kita belum bisa melakukan tindakan hukum terhadap oknum oknum yang berada di luar negeri, karena locus, tempus, dan perbuatan melawan hukum di sana," ucap dia.
Lebih lanjut, Polri kata Dedi terus memantau aktivitas yang ada media sosial saat terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Dari data Polri, Dedi sebanyak sekitar 52.000 konten yang berisi hoaks alias kabar bohong.
"Sudah kita pantau khususnya yang ada di Indonesia, kreator sudah kita dalami, buzer-buzernya. Sampai saat ini konten-konten hoaks ada 52.000, kita bekerja sama dengan Kemenkominfo, Badan Siber untuk melakukan breakdown ke akun-akun tersebut," tandasnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengakui bahwa kelompok masyarakat yang aksi anarkis di Papua dan Papua Barat memiliki hubungan dengan organisasi di luar negeri.
"Ada. Kita sama-sama tahu dari kelompok-kelompok ini ada hubungannya dengan network di internasional," kata Jenderal Tito di acara Hari Jadi Ke-71 Polwan, di Jakarta, Minggu (1/9/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.