Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
ILustrasi jabatan/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Siapa menteri yang akan mengisi kabinet pemerintahan pimpinan Presiden Joko Widodo jilid dua sangat ditunggu-tunggu publik.
Sejumlah nama kandidat calon menteri Kabinet Kerja jilid II terus bermunculan pasca-penetapan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma\'ruf Amin sebagai pasangan presiden dan wakil presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) usai gelaran Pilpres 2019 lalu.
Jokowi-Ma\'ruf Amin masih memiliki waktu sekitar dua bulan untuk merancang kabinetnya sebelum dilantik pada Oktober 2019 mendatang. Beberapa partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) telah mengajukan jatah kursi untuk menempatkan para kadernya sebagai menteri ke Jokowi.
Menariknya, usulan agar Jokowi memilih menteri dari golongan muda terus disuarakan. Untuk meramaikan pemilihan calon menteri Kabinet Kerja jilid II, situs kabinetindonesiakerjajilid2.com membuat survei pemilihan kandidat anggota kabinet presiden dan wakil presiden terpilih.
"Sebanyak 46 posisi anggota kabinet dijaring dalam pemilihan tersebut. Tercatat, jumlah voter yang masuk ke dalam situs tersebut yang mencapai ratusan ribu," ucap penyelenggara survei, Candra Arie, Senin (26/8/2019)
Tercatat, sebanyak 50.000 pengunjung di antaranya telah menjatuhkan pilihan. Menurut hasil vote sementara, sederet wajah baru seperti Erick Tohir, Mahfud MD, dan Najwa Shihab berhasil meraih vote tertinggi untuk menjadi kandidat menteri Kabinet Kerja jilid II.
"Tak sedikit juga nama-nama menteri dari kabinet lama seperti Sri Mulyani, Rudiantara, Susi Pudjiastuti hingga Hanif Dhakiri masih menjadi favorit untuk kembali terpilih menjadi menteri untuk pos kementerian sama ataupun baru versi para pemilih," tuturnya.
Beberapa nama calon menteri milenial seperti, Emil Dardak, Angela Tanoesoedibjo dan Prananda Paloh juga masuk dalam pilihan para pemilih.
"Polling kandidat menteri bagi kabinet Jokowi-Ma\'ruf Amin ini merupakan bentuk partisipasi rakyat dalam membentuk pemerintahan baru yang lebih baik," ujar Candra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar