Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Lilik Yuliantoro, pemuda berusia29 tahun asal Ketangar, Blora, Jawa Tengah memenuhi nazar Amien Rais untuk berjalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta, bila Jokowi terpilih sebagai Presiden RI melalui Pilpres 2019./Suara.com-Putu Ayu Palupi
Harianjogja.com, JOGJA- Politikus senior PAN Amien Rais pernah bernazar bakal berjalan kaki dari Jogja ke Jakarta apabila Joko Widodo menang pilpres dan terpilih sebagai presiden RI.
Namun nazar itu hingga kini tak dilaksanakan, kendati Jokowi sudah menang pilpres. Lilik Yuliantoro, pemuda berusia29 tahun asal Ketangar, Blora, Jawa Tengah memenuhi nazar Amien Rais untuk berjalan kaki dari Jogja ke Jakarta, bila Jokowi terpilih sebagai Presiden RI melalui Pilpres 2019.
Ia melakoni perjalanan jauh itu sejak Senin (22/7/2019). Ia juga mengaku membawa surat yang khusus ditujukan kepada Jokowi.
Surat tersebut rencananya disampaikan langsung kepada Jokowi saat tiba di Istana Negara pada 17 Agustus 2019.
Surat tersebut berisikan sejumlah curhatan Lilik pada Jokowi, laiknya surat Dilan ke Milea dalam film Dilan.
Isi surat tersebut antara lain, "Cukup rindunya Kang Dilan nek gone MBak Melia, nazar aja diumbarke melu mikir berat nyaingi Dilan. Ramalane neng anggone Melia ketemu nuk kantin ternyata salah nyaingi DIilan".
Artinya, "Cukup rindunya Kang Dilan ke Mbak Melia, janji saja diumbar ikut berpikir berat kayak Dilan. Ramalannya Mbak Melia ketemu di kantin ternyata salah menyaingi Dilan."
Intinya, nazar seharusnya tidak perlu digembar-gemborkan ke semua orang. Tidak perlu ada drama laiknya kisah percintaan ala Dilan ke Milea.
Lilik menambahkan, bila memungkinkan, selain bisa bertemu Jokowi untuk menyerahkan surat itu, dia juga ingin menemui Prabowo dan Amien Rais.
Lilik ingin menyampaikan pada keduanya agar menyudahi gaduh politik dan lebih baik membangun bangsa.
"Sudah tidak perlu lagi saling menghujat. Politik sudah selesai, mari kembali ke Indonesia, NKRI, bhinneka tunggal Ika, Pancasila," tegasnya.
Lilik mengaku, aksi jalan kaki seperti ini adalah kali keempat dilakukannya. Pertama dia lakukan pada 2014, saat menuntut keadilan kasus Persikaba Blora vs Persab Brebes.
Aksi jalan kaki jilid kedua dilakukan saat menuntut pembangunan stadion ke Gubernur Jawa Tengah.
Sedangkan aksi ketiga dilakukannya dari Blora ke Jakarta untuk bertemu Jokowi pada 2018. Dia membawa 1.000 aspirasi masyarakat yang dilewatinya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.