13 Anak Bajang Diruwat di Dieng, Ada yang Minta Kambing hingga Motor Trail
Ruwatan 13 anak bajang dalam Dieng Culture Festival 2026 diwarnai kisah Laira dan permintaan unik anak-anak berambut gimbal di Dieng.
Hasto Wardoyo/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SURABAYA--Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Hasto Wardoyo menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk meminta dukungan dalam pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana.
Hasto mengatakan di Surabaya, Kamis (18/7/2019), pertemuannya dengan Khofifah pada Rabu (17/7) petang terkait pelaksanaan program yang bisa diterapkan dan diadopsi dari yang sudah dilakukan di Jawa Timur.
"Kami mempelajari permasalahan-permasalahan yang ada di Jawa Timur. Jawa Timur jadi contoh, total fertility rate-nya itu 2,1, ini menjadi contoh nasional. Banyak yang bagus di Jawa Timur yang bisa dicontoh secara nasional," kata Hasto.
Angka TFR atau jumlah kelahiran tiap wanita usia subur di Provinsi Jawa Timur sudah sesuai dengan target nasional yakni 2,1. Sementara secara nasional angka TFR Indonesia masih di 2,38.
Hasto juga meminta dukungan dari Khofifah yang juga pernah menjabat kepala BKKBN untuk mengubah ulang wajah BKKBN agar bisa dikenal oleh kalangan anak-anak muda.
Dia berharap dengan dikenalnya BKKBN bersama program-programnya dapat lebih mudah dalam mencapai target. "Saya targetkan dalam waktu enam bulan BKKBN harus move on, harus dikenal oleh milenial, harus ada rebranding, dan visinya diperbaiki, kemudian lebih fokus pada hal yang sifatnya penting," kata Hasto.
Dia mengatakan pentingnya memberikan pendidikan kesehatan reproduksi kepada remaja agar generasi muda memahami risiko-risiko yang bisa terjadi akibat perkawinan di usia muda.
Hasto yang merupakan dokter spesialis kebidanan dan kandungan menjelaskan bahwa pendidikan kesehatan reproduksi berbeda dengan pendidikan seks. Oleh karena itu para remaja perlu memahami berbagai informasi tentang kesehatan reproduksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ruwatan 13 anak bajang dalam Dieng Culture Festival 2026 diwarnai kisah Laira dan permintaan unik anak-anak berambut gimbal di Dieng.
DPRD Bantul mengingatkan keberadaan PSEL bukan alasan warga meningkatkan produksi sampah. Pengurangan dari sumber tetap harus dilakukan.
Kemarau panjang membuat pasokan ikan gabus di Kulonprogo anjlok dari 20-25 kg menjadi 5 kg per minggu. Pengepul terpaksa cari pasokan luar daerah.
Lomba wiru jarik dan permainan dakon digelar di Balai Budaya Tamanmartani, Sleman, Senin (31/8/2026).
PSIM Jogja menghadirkan season pass untuk 17 laga kandang Super League 2026/2027, dengan harga mulai Rp925.000.
FKPDAS DIY mendorong penyelesaian Pergub Insentif DAS tahun ini untuk memperkuat konservasi dan hubungan hulu-hilir.