Dolly Parton Meninggal, Ini Jejak Musik dan Filantropinya
Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun. Legenda country AS itu meninggalkan warisan musik, bisnis, dan filantropi.
Hendrawan Supratikno, anggota Fraksi PDIP yang juga merupakan anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA--Setidaknya akan ada dua paket pimpinan MPR yang akan saling berkompetisi untuk mengisi jabatan pimpinan MPR periode 2019-2024. Hal tersebut disampaikan politisi PDI Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno.
"Paket pimpinan MPR itu akan dipilih pada 1 Oktober mendatang, setelah pelantikan anggota MPR," kata dia, pada diskusi "Empat Pilar MPR RI: Menjaga Politik Kebangsaan, Layakkah Semua Fraksi di Kursi Pimpinan MPR?" di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (8/7/2019).
Menurut dia, berdasarkan amanah UU tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) hasil revisi kedua, bahwa pengisian jabatan pimpinan MPR akan dilakukan melalui sistem paket yang diusulkan fraksi-fraksi di MPR, bukan diisi secara proporsional.
Pertimbangannya, di DPR ada sembilan fraksi dan di MPR ada tambahan kelompok DPD RI di MPR. "Kalau kelompok DPD dihitung sebagai satu fraksi, maka di MPR ada 10 fraksi," katanya.
Anggota Komisi XI DPR ini menjelaskan, pimpinan MPR RI itu ada lima orang yakni satu ketua dan empat wakil kedua. "Unsurnya berasal dari fraksi-fraksi empat orang dan satu dari kelompok DPD di MPR," katanya.
Menurut dia, karena dalam paket pimpinan MPR itu ada unsur DPD, maka dari dua paket pimpinan MPR, keduanya ada unsur DPD. "Hal ini yang sedang kami lobi. Kami mencari unsur pimpinan MPR dari DPD yang memiliki visi dan misi sama," katanya.
Ia menambahkan, kalau paket pimpinan MPR RI itu sampai muncul tiga paket, maka kekuatan fraksi-fraksi akan menjadi terpecah. "Kalau melihat jumlah fraksi di MPR, maka saya memperkirakan paling banyak hanya dua paket," katanya.
Ketika ditanya, apakah PDIP akan menempatkan kadernya sebagai ketua MPR, dia mengatakan, belum bisa mengatakan hal itu. Menurut dia, PDIP dan partai-partai anggota koalisi pendukung Joko Widodo sebagai calon presiden, saat ini masih melakukan pembicaraan dan lobi-lobi, terutama kepada unsur DPD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun. Legenda country AS itu meninggalkan warisan musik, bisnis, dan filantropi.
"Menunggu pesan ini" di WhatsApp muncul karena proses enkripsi belum selesai. Cek penyebab dan cara mengatasinya dengan update aplikasi dan koneksi stabil
APBD Perubahan DIY 2026 masih dibahas. Pendapatan diproyeksi turun Rp684 miliar menjadi Rp4,53 triliun.
Norwegia naik 12 posisi ke peringkat 19 FIFA setelah mencapai perempat final Piala Dunia 2026, menjadi tim dengan lonjakan terbesar.
Banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 18 orang dan membuat 384 pelancong belum diketahui keberadaannya.
Perplexity luncurkan Portable Computer, agen AI lokal yang berjalan di perangkat pengguna. Hanya kompatibel dengan Nvidia DGX Spark dan Linux RTX. Baca selengka