Facebook Luncurkan Asisten AI untuk Kreator, Saingi TikTok
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Ilustrasi./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JAKARTA-- Pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN tahun ini menurun. Meski demikian, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyebutkan pola SBMPTN tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
"Dengan proses ini sudah lebih baik dari masa lalu," kata Nasir di Jakarta, Selasa (15/6/2019).
Nasir menjelaskan ada perubahan pola SBMPTN tahun ini. Pada sistem SBMPTN sebelumnya, calon mahasiswa melakukan pendaftaran di perguruan tinggi lalu dites. Dengan adanya tes tersebut calon mahasiswa berspekulasi diterima atau tidak di perguruan tinggi tersebut.
Sedangkan tahun ini calon mahasiswa terlebih dahulu mengikuti Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK), lalu nilai hasil tesnya digunakan untuk mendaftar ke perguruan tinggi.
"Sekarang sistemnya terbuka, mereka kita tes dulu namanya UTBK. Dari nilai tes itu dibawa ke kampus digunakan untuk mendaftar," kata Nasir.
Setelah mendaftar lanjut Nasir, calon mahasiswa dapat melihat apakah nilainya dapat masuk atau tidak dalam rangking. Jika tidak masuk calon mahasiswa dapat menjatuhkan pilihan ke perguruan tinggi lain (PTS) untuk menghemat biaya.
"Orang sekarang cenderung lebih rasional mencari perguruan tinggi," kata Nasir.
Menurut Nasir, dengan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas input, karena nilanya makin jelas. Intake (asupan) mahasiswa baru semakin jelas, lulusan semakin berkualitas dan proses pembelajaran semakin baik.
"Model ini kita tunggu empat tahun lagi hasilnya," katanya.
Nasir juga menyebutkan proses SBMPTN tahun ini lebih baik dari masa lalu karena biasanya dalam penerimaan mahasiswa baru terjadi mobilisasi massa ke kampus sehingga menimbulkan kepadatan dan menyebabkan kemacetan di sekitar perguruan tinggi.
"Tapi sekarang tidak pernah ada lagi mobilisasi massa, karena seleksi UTBK dilakukan sebanyak 22 kali jadi tersebar dan pendaftarannya online," kata Nasir.
Pendaftaran SBMPTN resmi ditutup tanggal 24 Juni 2019. Tercatat tahun ini jumlah pendaftar SBMPTN sebanyak 714.652 orang, sedangkan tahun sebelumnya sebanyak 860.001 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.