KPK Ungkap Alasan Nusron Wahid Dua Kali Absen Pemeriksaan, Kunker ke Malaysia
KPK menyebut Nusron Wahid absen dalam dua panggilan pemeriksaan karena agenda lain dan perjalanan dinas ke Malaysia.
Aksi Bela Tauhid 211 di areal Patung Kuda, depan kantor PT Indosat hingga Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (2/11/2018). /Suara.com-Adit Rianto
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah menyebut organisasi HTI menunggangi Aksi Bela Tauhid beberapa waktu lalu.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menuding Aksi Bela Tauhid yang dilakukan beberapa kali ini ditunggangi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Aksi tersebut dilakukan sebagai buntut pembakaran bendera bertuliskan aksara Arab di Limbangan, Garut, Jawa Barat. HTI sendiri telah dibubarkan pemerintah dan dinyatakan sebagai organisasi terlarang lantaran bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
"Saya juga ingatkan terkait teman-teman yang demonstrasi, hati-hati demo yang punya niat baik untuk membangun pemahaman yang positif terkadang ditunggangi pihak lain untuk kepentingan politik," kata Wiranto seusai bertemu ulama dan pimpinan ormas Islam di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (9/11/2018).
"Tadi saya tayangkan untuk demo yang dua kali itu ternyata dimanfaatkan teman-teman HTI untuk tetap eksis sebagai organisasi," sambung dia.
Mantan Panglima ABRI itu kaget insiden pembakaran bendera oleh oknum Banser tersebut eskalasinya menjadi besar hingga ke tingkat nasional. Karena itu, sambung dia, dibutuhkan kearifan tokoh-tokoh agama untuk menyelesaikan polemik ini dengan baik dan damai.
"Maka saya minta kearifan para tokoh agama, kebetulan ini intern Islam, antar Islam, yang bawa bendera orang Islam, yang bakar juga orang Islam, mereka masing-masing punya komunitas," ujar Wiranto.
Wiranto sendiri pagi tadi menggelar acara \'coffee morning\' dengan ulama dan pimpinan ormas Islam. Acara ini dihelat guna membincangkan persoalan bangsa yang belakangan ini tengah dirundung persoalan, khususnya pasca insiden pembakaran bendera.
Wiranto mengklaim semua pihak sepakat menyelesaikan persoalan ini dengan semangat persaudaraan. Sementara terkait pelaku pembakara dan pembawa benderanya diserahkan kepada mekanisme hukum yang berlaku untuk diproses lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
KPK menyebut Nusron Wahid absen dalam dua panggilan pemeriksaan karena agenda lain dan perjalanan dinas ke Malaysia.
DPRD Kota Jogja mengawal anggaran pendidikan dan kesehatan 2027 serta mendorong penambahan layanan jantung dan cuci darah di RS Pratama.
Yusril Ihza Mahendra mendorong reformasi UU Tipikor untuk membedakan risiko bisnis dengan korupsi dan menyelaraskan aturan dengan standar UNCAC.
BI mewaspadai dampak El Niño terhadap inflasi pangan yang mencapai 5,03% pada September 2026. Beras, cabai, dan bawang merah menjadi perhatian.
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.
TNI AU menguji pendaratan dan lepas landas dua F-16 serta dua Super Tucano di Tol Paspro untuk menyiapkan landasan alternatif operasi udara.