Diduga Keracunan MBG, Siswa 11 Tahun Dirawat di RSUD Trenggalek
Siswa 11 tahun diduga keracunan setelah menyantap MBG di Trenggalek. Ia sempat diare lebih dari 10 kali dan muntah hingga tujuh kali.
US alias Uus Sukmana pembawa bendera Tauhid di acara Hari Santri Nasional, di Garut Jawa Barat. / Suara.com-Yasir
Harianjogja.com, JAKARTA- Bareskrim Polri telah memeriksa pria terduga pembawa bendera bertuliskan kalimat tauhid di acara peringatan Hari Santri Nasional di Garut, Jawa Barat.
Kabareskrim Polri Komjen Arief Sulistyanto mengungkapkan bahwa pelaku pembawa bendera ini mengaku pernah diajak demo oleh Front Pembela Islam (FPI) di daerah itu.
Hal itu disampaikan Arief saat menggelar konferensi pers terkait perkembangan kasus insiden pembakaran bendera yang disebut-sebut bertuliskan kalimat tauhid itu. Belakangan, bendera itu dibawa oleh Uus Sukmana dengan cara membeli secara online.
Arief menuturkan, berdasarkan pengakuan Uus dirinya mengaku pernah diajak demo oleh FPI Garut di Monas pada tahun 2016. Menurutnya yang bersangkutan juga mengaku mengenal HTI dari forum diskusi di Facebook.
"Ada keterangan dari bersangkutan, pernah diajak demo oleh FPI Garut di Monas pada tahun 2016. Terakhir mengenal bendera HTI dari forum chat di Facebook dan teman-temannya,” kata Arief saat konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018).
Uus juga mengakui bahwa bendera yang dibawa dan dikibarkannya saat acara Hari Santri Nasional di Garut, Jawa Barat itu merupakan bendera HTI. Uus mengaku membeli bendera itu secara online lewat akun Facebook.
"Yang bersangkutan memperoleh bendera itu beli online melalui Facebook yang diiklankan oleh akun Facebook yang menyebut itu sebagai bendera HTI," tuturnya.
Terkait hal itu, penyidik sedang mendalami jejak digital melalui ponsel milik Uus. Namun ternyata, ponsel yang bersangkutan merupakan ponsel baru.
"Penyidik sedang mendalami jejak digital, ada HP [handphone] yang sedang ditelusuri ternyata HP-nya itu baru. Kami sedang mencari HP yang lama," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Siswa 11 tahun diduga keracunan setelah menyantap MBG di Trenggalek. Ia sempat diare lebih dari 10 kali dan muntah hingga tujuh kali.
Pasar murah HUT RI ke-81 digelar di Stadion Handayani Gunungkidul dengan 6 ton bahan pokok dan harga di bawah pasaran.
The Script dipastikan kembali menggelar konser di Indonesia Arena Jakarta pada 3 April 2027. Tiket presale mulai Rp650.000 dan dijual mulai 21 Agustus 2026.
Prabowo resmi umumkan proyek Giant Sea Wall sepanjang 575 km dari Banten-Gresik. Butuh waktu 15-20 tahun, lindungi 50 juta warga. Indonesia belajar dari Belanda
Elkan Baggott resmi masuk skuad Millwall untuk Championship 2026/2027. Bek Timnas Indonesia akan mengenakan nomor punggung 12 usai direkrut dari Ipswich Town.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k