Advertisement
Mendagri Menilai Jumlah Ormas yang Banyak Perlu Perhatian Bersama
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. - Antarafoto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menekankan banyaknya jumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Tanah Air perlu mendapat perhatian bersama.
"Yang perlu perhatian, dalam negara ini bebas membentuk parpol, ormas. Per hari ini jumlah ormas mencapi 394.250," kata Mendagri Tjahjo dalam pemaparan 4 Tahun Kerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (25/10/2018).
Advertisement
Dia mengatakan ormas-ormas itu terdaftar, baik di Kemendagri, Kemenkumham, maupun Kemenlu. Dari banyaknya ormas terdaftar itu belum termasuk dengan perkumpulan motor serta aliansi-aliansi yang ada.
"Itu belum termasuk geng motor dan aliansi-aliansi," jelas dia.
BACA JUGA
Mendagri Tjahjo menekankan keberadaan ormas ini, perlu perhatian khusus, terutama mengenai tujuan serta kegiatan ormas-ormas tersebut agar sejalan dengan Pancasila serta UUD 145.
Dia menegaskan Pemerintah hingga saat ini telah bersikap tegas, dengan berani menentukan sikap menentukan siapa kawan dan siapa lawan terhadap keberadaan ormas-ormas.
"Ini pekerjaan kita bersama, untuk berani menentukan sikap, siapa kawan, siapa lawan, terhadap upaya-upaya kelompok yang ingin mengganti Pancasila dan UUD 1945 serta mengganggu NKRI," jelas Tjahjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Real Madrid vs Benfica 2-1, Los Blancos ke 16 Besar Liga Champions
- Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 26 Februari 2026, Cek Jam Keberangkatan
- Hasil PSG vs Monaco 2-2, Les Parisiens Lolos 16 Besar Liga Champions
- Jadwal SIM Keliling Bantul 26 Februari 2026, Cek Lokasi dan Jam
- Hasil Juventus vs Galatasaray 3-2, Bianconeri Tersingkir dari UCL
- Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 26 Februari 2026, Cek Lokasinya
- LPDP Hitung Pengembalian Dana Alumni AP, Termasuk Bunga
Advertisement
Advertisement









