Persis Solo Jaga Peluang Bertahan Usai Tundukkan Dewa United 1-0
Persis Solo menang 1-0 atas Dewa United di Manahan, jaga peluang bertahan di BRI Super League 2025/2026.
Ilustrasi kebakaran hutan/REUTERS-Fred Greaves
Harianjogja.com, PEKANBARU-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan untuk Pemprov Riau bahwa ada dua daerah yang sangat rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan atau karhula, karena mengalami hari tanpa hujan cukup panjang.
"Daerah yang lebih dari 10 hari tidak ada hujan berturut-turut antara lain Kecamatan Rantau Kopar di Kabupaten Rokan Hilir selama 13 hari, dan Kecamatan Ukui di Kabupaten Pelalawan selama 24 hari," kata Staf Analisa BMKG Stasiun Pekanbaru, Ardhitama kepada Antara di Pekanbaru, Rabu (12/9/2018).
BMKG Pekanbaru memiliki 150 pos yang tersebar di Provinsi Riau untuk memonitor cuaca, salah satunya memantau hari tanpa hujan (HTH) terutama di daerah yang rawan terjadi karhutla. Tujuannya sebagai informasi awal kepada pemerintah daerah untuk mencegah kebakaran di lahan gambut, yang apabila terbakar akan sulit untuk dipadamkan kecuali turun hujan.
"Informasi ini sebagai monitoring agar semua pihak waspada masih ada potensi kebakaran di lahan gambut," ujarnya.
Ia menjelaskan, secara umum Provinsi Riau sebenarnya sudah mulai memasuki masa peralihan ke musim penghujan sejak bulan Agustus dan akan berakhir sekitar Oktober 2018. Namun, kondisi di setiap daerah berbeda-beda sehingga masih ada terjadi HTH cukup lama di dua daerah di bagian Utara dan Selatan Riau tersebut.
"Ini lebih ke kondisi lokal. Di Rokan Hilir ada bagian yang sudah hujan, tapi ada juga yang belum hujan karena ini masih dalam kondisi peralihan. Jadi berbeda kecamatan saja akan berbeda kondisi hujannya," kata Ardhitama.
Dalam masa perahilan ke musim hujan, lanjutnya, kondisi cuaca umumnya akan cerah berawan pada pagi hari. Kemudian pada malam hingga dini hari baru turun hujan yang biasanya disertai petir dan angin kencang.
Intensitas petir akan tergantung pada kondisi daerah yang memiliki kekuatan medan magnet, yang apabila semakin tinggi, maka petir semakin banyak.
"Saat masa peralihan ini, yang patut diwaspadai adalah terjadinya hujan disertai angin dan petir pada malam hari," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Persis Solo menang 1-0 atas Dewa United di Manahan, jaga peluang bertahan di BRI Super League 2025/2026.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.