KPK Tegaskan Pengembalian Amplop Menhut Tak Hapus Pidana
KPK tegaskan pengembalian amplop oleh Menhut tidak menghapus pidana, penyidikan dugaan suap kawasan hutan Kuansing terus berjalan.
Calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno saat deklarasi di Kertanegara, Kamis (9/8/2018) malam. /Antarafoto-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Mantan relawan pendukung Gatot Nurmantyo merapat ke kubu Prabowo-Sandiaga dan menamai diri gerakan baru.
Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno menemui sejumlah relawan di Posko Melawai, Jalan Melawai Raya, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2018). Salah satu relawan yang hadir ialah mantan relawan pendukung Gatot Nurmantyo.
Sandiaga sangat mengapresiasi atas keputusan dari relawan yang kini memiliki nama Relawan Gerakan Nusantara Prabowo - Sandi atau GN Padi. GN Padi sendiri diklaim telah diikuti 100.000 yang tersebar di 27 Provinsi di Indonesia.
"Saya ucapkan terima kasih ke teman-teman militan GN, Militan Gatot Nurmantyo. Bagi kami ini adalah luar biasa. Saya kedatangan para teman-teman yang teramat penting," kata Sandiaga di posko pemenangannya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum GN Padi Irfani Rahman Djojosudiro menjelaskan alasannya mengalihkan dukungan ke pasangan Prabowo - Sandiaga. Sebelum mengganti nama menjadi GN Padi, mereka tergabung dalam relawan militan Gatot Nurmantyo.
"Atas berdasarkan aspirasi mayoritas anggota maka relawan militan GN akan mengalihkan dukungan kepada Bapak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno," ujarnya.
Menurut Irfani gagasan-gagasan yang dikeluarkan Sandiaga dalam memperhatikan masyarakat persis dengan pemikiran Gatot Nurmantyo.
"Kami mengapresiasi kedekatan Pak Sandiaga Uno dengan Pak Gatot Nurmantyo. Kami sangat terpanggil atas ajakan sandi untuk mengajak bersatu dan bergandengan tangan memajukan ekonomi rakyat, membuka lapangan kerja dan menstabilkan harga yang tengah melambung tinggi istilahnya meroket. Saya kira ide beliau beririsan dengan pak GN," kata dia.
Untuk diketahui, Gatot gagal maju di Pilpres 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
KPK tegaskan pengembalian amplop oleh Menhut tidak menghapus pidana, penyidikan dugaan suap kawasan hutan Kuansing terus berjalan.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.066 per dolar AS akibat konflik AS-Iran, lonjakan yield obligasi AS, dan sentimen The Fed.
Iran ancam balasan keras usai serangan AS. Trump klaim jadi target pembunuhan nomor satu di tengah memanasnya konflik kedua negara.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus menunjukkan fundamental bisnis yang solid di tengah dinamika ekonomi global dan industri perbankan nasional.
Patroli gabungan Polda DIY, BNNP, dan Satpol PP digelar setiap malam selama libur sekolah untuk mencegah kenakalan remaja dan balapan liar.
Kejati Jatim tetapkan tiga tersangka kasus korupsi KUR di Jember senilai Rp41,48 miliar. Dua ditahan, satu sudah jalani hukuman lain.