Advertisement
Cak Imin Heran, Prabowo dan Jokowi Berpelukan, Rakyat di Bawah Justru "Panas-Panasan"
Muhaimin Iskandar - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Advertisement
Harianjogja.com, KEDIRI- Konflik horizontal diharapkan jangan sampai terjadi hanya karena maraknya tagar terkait dukungan politik jelang Pilpres 2019.
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengungkapkan banyaknya "hastag" atau tagar di media sosial sebaiknya tidak memancing konflik horizontal, sehingga situasi politik menjelang Pemilu 2019 bisa berlangsung secara kondusif.
Advertisement
"Tagar jangan memancing konflik horizontal. Pak Jokowi dan Pak Prabowo berpelukan, kenapa para pendukung ramai, lebih baik dengan dinamika berpelukan itu, maka seluruh pendukung hendaknya tidak 'panas-panasan'," kata Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar saat di PP Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin.
Ia sangat berharap, situasi politik menjelang Pemilu 2019 bisa berjalan lebih kondusif. Dirinya menilai kompetisi di Pemilu 2019 sebaiknya dianggap sebagai dinamika serta bisa menjadi agenda yang saling membahagiakan.
BACA JUGA
"Kalau [tokoh] dua itu sudah berangkulan, semua yang berkompetisi harus secara bersahabat, kekeluargaan. Tetap kedepankan dinamika politik yang membahagiakan," ucapnya.
Cak Imin juga meminta agar masyarakat menjaga keakraban tidak membuat provokasi, serta tidak menambah perpecahan. Dengan itu, dipastikan ke depan pelakaksaana Pemilu 2019 bisa berjalan dengan tidak ada masalah.
Terkait dengan Mahfud Md, Cak Imin mengaku memang sempat komunikasi sebelum Presiden Jokowi memilih KH Makruf Amin sebagai calon wakil presiden mendampinginya. Namun, setelah keputusan tersebut, dirinya belum komunikasi lagi dengan Mahfud Md.
Presiden Jokowi dan Prabowo hadir dalam perhelatan pencak silat Asian Games 2018 di Padepokan Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (29/8/2019). Dalam pertandingan itu, pesilat Hanifan Yudani Kusumah berhasil meraih medali emas.
Setelah dinyatakan menang dalam final kelas C (50-55 kg), Hanifan langsung berkeliling sambil membawa bendera Merah Putih. Hanifan kemudian menyambangi area kursi "VVIP".
Pesilat Hanifan menyalami tokoh-tokoh yang hadir, seperti Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, MenPAN-RB Syafruddin, Menko PMK Puan Maharani, dan Wapres Jusuf Kalla (JK). Lalu Hanif bersalaman dengan Jokowi dan Prabowo.
Prabowo hadir sebagai Ketum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan Presiden Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat). Hanifah merangkul Prabowo serta Presiden Jokowi, yang dilakukan bersamaan, sehingga menyatukan keduanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Pemkab Bantul Bakal Lindungi Pekerja Rentan lewat Iuran Jamsostek
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Perbaikan Permanen Jalan Wunut Bantul Ditarget Akhir 2027
- KPK Akui Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji Sejak 8 Januari 2026
- Persib Vs Persija: Tiket Habis, Atmosfer Memanas
- Dana Desa 2026 di Bantul Berpotensi Dipangkas
- Konsumsi Rumah Tangga Melemah di Akhir 2025
- Leptospirosis di DIY Capai 453 Kasus, 38 Warga Meninggal
- KPK Terima Pengembalian Rp100 Miliar Terkait Kasus Kuota Haji
Advertisement
Advertisement



