Advertisement
Indonesia Kirim 8 Pesawat Tempur ke Australia
Aksi pesawat tempur F 16 saat yang mengeluarkan flare ketika meramaikan Adisutjipto Urban Obstacle Run 2018 di Komplek Pangkalan TNI AU Adisutjipto, Sleman, Minggu (4/3/2018). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, KUPANG- Indonesia akan mengirim delapan unit pesawat tempur untuk mengikuti latihan tempur di Darwin (Australia).
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan pengiriman pesawat dilakukan untuk mengikuti kegiatan yang diberi nama "Exercise Pitch Black Royal Australia Air Force" (RAAF).
Advertisement
"Kita [Indonesia] kirimkan delapan pesawat tempur jenis F-16 buatan Amerika untuk mengikuti kegiatan tersebut di Darwin," katanya kepada wartawan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (25/7/2018).
Hal ini disampaikannya saat berkunjung selama satu jam ke Pangkalan Udara (Lanud) El Tari Kupang, sebelum kemudian bertolak ke Australia.
BACA JUGA
Sejumlah pesawat tempur itu sudah bertolak terlebih dahulu ke Darwin Australia untuk mempersiapkan diri sebelum nantinya pada Senin (30/7/2018) nanti akan mengikuti latihan tempur tersebut yang akan dihadiri juga oleh 16 negara.
Pesawat tempur F-16 itu merupakan pesawat tempur milik Indonesia dari Skuadron 3 Lanud Iswahjudi Magetan, Jawa Timur.
Namun lanjut orang nomor satu di kalangan TNI itu, keberangkatannya ke Australia sebenarnya bukan untuk menghadiri kegiatan Pitch Black tersebut.
"Saya ke Australia bukan untuk itu. Tetapi menghadiri Haigh Level Comitte [HLC] yang merupakan pertemuan tahunan antara Indonesia dengan Australia," katanya.
Pertemuan tersebut membahas berbagai hal mulai dari logistik, personel, intelijen serta hal-hal yang berkaitan dengan keamanan.
Terkait "Pitch Black" itu, dia berharap agar sejumlah pasukan Indonesia bisa mendapatkan hasil yang baik dalam latihan tempur dua tahunan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
- Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
- Chen Zhi Diekstradisi, China Perketat Perburuan Penipu Siber
- Butuh Dana? JHT BPJS Bisa Dicairkan Meski Masih Bekerja
Advertisement
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- SPHP Beras 2025 Diperpanjang, Harga Beras Dijaga Stabil
- Milad ke-18 Bank Syariah HIK MCI, Semakin Besar Semakin Bermanfaat
- Kasus Korupsi Chromebook: Google Bantah Janji atau Bayar Pejabat
- Venezuela Bantah Tuduhan AS soal Milisi dan Pos Pemeriksaan
- Program Bulog Siap Ekspor Beras dan Jagung Setelah Swasembada 2026
- Sleman Gelar Diskusi Kelas Harian untuk UMKM Naik Kelas
- PHRI Dorong Sport Tourism di Pantai Glagah Kulonprogo
Advertisement
Advertisement




