Advertisement
Seperlima Penduduk Dunia Rentan Terkena Gangguan Tiroid
Pemeriksaan Tiroid - Reuters/Damir Sogolj
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Sekitar 1,6 miliar orang di dunia diperkirakan berisiko mengalami gangguan tiroid dan sekitar ratusan juta orang hidup dengan gangguan tiroid.
Jumlah orang yang rentan mengalami gangguan tersebut hampir mencapai seperlima dari jumlah penduduk Bumi saat ini. Berdasarkan Badan Statistik Amerika Serikat, jumlah penduduk dunia pada Januari 2018 mencapai 7,53 miliar jiwa.
Advertisement
Sementara itu hampir 60% dari mereka saat ini yang hidup dengan gangguan tiroid tidak terdiagnosis, dan bisa jadi mereka berjuang sia-sia melalui kehidupan sehari-hari tanpa mengetahui akar masalah dari gejala-gejala yang mereka rasakan.
Perjalanan untuk terdiagnosis cukup sulit dan melelahkan bagi banyak orang yang terkena gangguan tiroid.
Sebuah survei Merck dan Thyroid Federation International pada pasien hipotiroid di enam negara menunjukkan bahwa 70% pasien hipotiroid merasa stres dalam perjalanan untuk sampai dengan terdiagnosis.
Sebelum mendapatkan diagnosis, sebagian besar responden (70%) tidak menyadari sama sekali bahwa gejala yang mereka alami akibat gangguan tiroid.
Selain itu, banyak pasien menunggu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun sebelum terdiagnosis, 40% harus menunggu 4 bulan hingga 2 tahun.
Survei ini juga mengungkapkan berbagai hal di mana gangguan tiroid yang tidak terdiagnosis dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari seseorang; hampir separuh responden (49%) mengatakan bahwa penampilan fisik mereka terkena dampak sebelum terdiagnosis.
Disamping itu, 31% responden merasa kepercayaan diri mereka terpengaruh oleh gangguan tiroid yang tidak terdiagnosis.
“Kami berharap pasien dapat memeriksakan diri ke dokter, yang akan melakukan serangkaian tes yang diperlukan, biasanya tes darah sederhana, untuk memeriksa apakah kelenjar tiroid berfungsi dengan normal atau tidak,” ungkap Francois Feig, Head of the Global Business Franchise General Medicine & Endocrinology di Merck dalam siaran pers, Rabu (23/5/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ada Diskon Tol 30 Persen Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Daftar Ruasnya
- Pejabat Kongres: AS Belum Punya Pertahanan Memadai Hadapi Drone Shahed
- BGN Pecat Kepala SPPG Tanjung Kesuma Terkait Dugaan Pencabulan Anak
- YouTuber Resbob dan Bigmo Jadi Tersangka Fitnah Azizah Salsha
- ABK Penyelundup 2 Ton Sabu di Batam Divonis 5 Tahun Penjara
Advertisement
Bocah SD Hilang di Muara Sungai Serang Kulonprogo, Tim SAR Sisir TKP
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pentagon Habiskan Rp60 Triliun dalam 100 Jam Perang Lawan Iran
- Luar Biasa! Kirana Larasati Selam 127 Meter dan Cetak Rekor MURI
- BPOM Temukan 73.722 Tautan Penjual Kosmetik Berbahaya
- Putri KW Tersingkir di Perempat Final All England 2026
- Rian-Rahmat Tersingkir di Perempat Final, Ganda Putra Indonesia Habis
- UAA Rilis Pernyataan Sikap Merespons Geopolitik dan Situasi Nasional
- Ultah ke-20, Plaza Ambarrukmo Pecahkan Dua Rekor Dunia
Advertisement
Advertisement








