Advertisement
Geng Penculik Anak-Anak di Afrika Selatan Minta Tebusan Bitcoin
Advertisement
Bisnis.com, JAKARTA -- Sebuah geng kriminal di Afrika Selatan menculik seorang remaja laki-laki dan meminta tebusan berupa bitcoin senilai hampir US$120.000 atau sekitar Rp1,7 miliar.
Remaja yang diculik bernama Katlego Marite berusia 13 tahun. Dia diseret masuk ke dalam sebuah mobil ketika bermain dengan dua temannya di dekat rumahnya di Witbank, kota di selatan Provinsi Mpumalanga, Minggu (20/5/2018).
Advertisement
"Mereka meminta keluarga korban mendepositokan 15 bitcoin, bukan dalam bentuk rand [mata uang Afrika Selatan]," kata juru bicara Polisi Afsel, Leonard Hlathi, kepada stasiun televisi eNCA, seperti dilansir Reuters, Rabu (23/5).
"Orang tuanya bahkan tidak tahu apa itu bitcoin. Mereka tidak pernah bertransaksi menggunakan bitcoin. Orang tuanya sangat terguncang ketika kami berbicara dengan mereka," lanjut Hlathi.
Meskipun polisi di negara Afrika itu telah melapokrkan adanya kenaikan jumlah kasus penculikan, tapi kasus yang meminta tebusan bitcoin ini adalah yang pertama.
Namun, kasus tebusan uang digital seperti ini sudah pernah terjadi di negara lain. Pada Desember 2017, pelaku penculikan di Ukraina menerima uang tebusan bernilai lebih dari US$1 juta dalam bentuk bitcoin sebagai ganti melepaskan korbannya.
Korban penculikan tersebut diketahui adalah seorang pegawai biro transaksi cryptocurrency.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Reuters
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bentrokan Saat Protes, Lima Orang Tewas di Iran
- Juan Pedro Franco, Mantan Manusia Terberat Dunia Meninggal
- Tanpa Kembang Api, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
- Trump Pertimbangkan Jual Jet Tempur F-35 ke Turki, Israel Waspada
- Trump Klaim 95 Persen Rencana Damai Rusia-Ukraina Telah Disepakati
Advertisement
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Target PAD Pariwisata Bantul 2026 Turun Jadi Rp29 Miliar
- PBB: Jakarta Kota Terbesar Dunia, Salip Tokyo
- Imbauan Tanpa Kembang Api Picu Pembatalan Paket Tahun Baru di Magelang
- Pelepasan 1.000 Balon Jadi Penanda Awal 2026 di HeHa Sky View Patuk
- Libur Nataru, Kunjungan Plunyon-Kalikuning Naik Tajam
- Tahun Baru 2026, Sekjen PBB Ingatkan Prioritas Dunia
- Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Advertisement




