Bonek Korban Penganiayaan di Solo Sudah Balik Surabaya

Sesepuh bonek, Cak Rijal (paling kanan), bertemu Presiden Pasoepati Aulia Haryo Suryo (paling kiri) di RSUD dr. Moewardi Solo, Sabtu (14/4/2018). - Ist/Rio
16 Mei 2018 05:00 WIB Muhammad Ismail News Share :

Harianjogja.com, SOLO—Anggota kelompok suporter Persebaya Surabaya alias bonek, yang menjadi korban penganiayaan warga Solo, Jawa Tengah pada 14 April 2018, Rizky Sadam, 17, kini sudah pulang ke Surabaya, Jawa Timur setelah keluar dari RSUD dr. Moewardi Solo sejak 3 Mei 2018.

 “Saya sudah mengecek di bagian ruang HCU [high care unit] bedah RSUD dr. Moewardi tempat Sadam dirawat. Sadam sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya sudah mulai membaik,” ujar pejabat Humas RSUD dr. Moewardi Solo, Eko Haryati, Selasa (15/5/2018).

Eko menjelaskan status Sadam saat meninggalkan RSUD dr. Moewardi adalah rawat jalan. Kondisi Sadam saat pengecekan terakhir masih mengalami sakit pada bagian kepala akibat benturan benda keras. Selain itu kakinya juga belum bisa digunakan untuk berjalan karena masih sakit pada sekujur tubuhnya.

“Sadam selama 20 hari dirawat di RSUD dr. Moewardi. Selama dirawat di rumah sakit, Sadam berstatus pasien BPJS [Badan Penyelenggara Jaminan Sosial],” kata dia.

Ia menjelaskan Sadam pulang ke Surabaya dijemput keluarganya menggunakan mobil ambulans dari rumah sakit. RSUD dr. Moewardi membolehkan Sadam menjalani rawat jalan karena kondisinya mulai membaik dan bisa dibawa pulang menggunakan mobil.

Wakapolresta Solo AKBP Andy Rifai mengungkapkan sampai saat ini berkas perkara ketiga tersangka penganiayaan dua bonek yakni AKS, 23; STAP, 16; dan DZAP, 16, masih dalam proses melengkapi beras. Polresta Surakarta menargetkan bulan ini berkas ketiga tersangka ini selesai dilimpahkan ke Kejari Solo.

“Kami mendapatkan informasi berkas perkara tersangka penganiayaan suporter bonek, MAP, 17, warga Colomadu, Karanganyar, sudah P21 dan sudah disidang di PN [Pengadilan Negeri] Solo,” kata dia.

Ia menambahkan sampai sekarang jumlah pelaku penganiayaan bonek yang menyerahkan diri belum bertambah. Polresta Surakarta masih memburu puluhan tersangka yang buron.

 

 

Sumber : Solopos