Advertisement
Mengenal Hantavirus yang Menyebabkan Seorang Wanita Arizona Meninggal
Ilustrasi hewan pengerat. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, ARIZONA-Seorang wanita Arizona yang terjangkit virus langka yang dibawa hewan pengerat yang disebut hantavirus, meninggal minggu lalu setelah tiga bulan berjuang melawan penyakitnya itu. Ap itu hantavirus?
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC), hantavirus merupakan sekelompok virus yang biasanya menginfeksi hewan pengerat, khususnya tikus rusa (Peromyscus maniculatus).
Advertisement
Hewan ini dapat ditemukan di seluruh AS bagian barat dan tengah, serta Kanada. Pada manusia, virus ini bisa menyebabkan sindrom paru hantavirus (hantavirus pulmonary syndrome/HPS), sebuah penyakit pernapasan yang parah dan kadang-kadang fatal.
Dilansir dari Live Science, Sabtu (28/4/2018), manusia yang terinfeksi hantavirus sangat jarang. Menurut CDC, sejak 1993, sekitar 700 kasus infeksi hantavirus dilaprokan di AS.
BACA JUGA
Gejala-gejala awal penyakit ini bisa mirip dengan gejala flu termasuk kelelahan, demam, dan nyeri otot, begitu juga mual dan muntah.
Kemudian, pasien akan mengalami gejala yang lebih parah termasuk napas pendek karena paru-paru terisi cairan. Hampir 40% yang memiliki HPS meninggal karena penyakit itu.
Orang bisa terkena hantavirus ketika mereka menghirup udara yang terkontaminasi virus ini. Hal ini bisa terjadi ketika urin hewan pengerat, kotoran, atau bahan bersarang teraduk dan melepaskan titis kecil virus ke udara.
Orang-orang juga bisa terinfeksi jika mereka menyentuh sesuatu yang terkontaminasi urin, kotoran, atau liur hewan pengerat dan kemudian menyentuh hidung dan mulut.
Manusia juga bisa terinfeksi jika mereka memakan sesuatu yang terkontaminasi, atau jika mereka digigit hewan pengerat yang terinfeksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Live Science
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
10 Berita Terbaik Pilihan Editor Harianjogja.com, Selasa 31 Maret 2026
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Ini Penyebab Meninggalnya Tentara Indonesia di Lebanon
- Hasto-Wawan Apresiasi Penggerak Sampah Hingga UMKM
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
Advertisement
Advertisement







