Tujuh Warga yang Tengah Latihan Gamelan Tewas Tertimpa Bangunan Roboh

Lokasi gedung roboh di Cirebon yang menewaskan tujuh orang. - Okezone/Dwi Ayu
16 April 2018 16:50 WIB News Share :

Harianjogja.com, CIREBON- Sebuah bangunan di Cirebon, Jawa barat roboh Senin (16/4/2018) siang dan menewaskan tujuh warga.

Sebanyak tujuh orang tewas dalam insiden runtuhnya bangunan penangkaran walet yang menimpa bangunan sanggar seni di Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Korban ada 11 orang, tujuh meninggal dan empat orang lainnya luka-luka," kata Kepala Sekolah SMPN 1 Gegesik, Suhardi, Senin (16/4/2018).

Suhardi menuturkan insiden itu terjadi sekira puku 10.30 wib, tanpa sebab yang jelas bangunan penangkaran walet runtuh dan menimpa sanggar seni yang di dalamnya tengah berlangsung latihan menari dan gamelan.

"Bangunannya sudah tua usianya puluhan tahun. Sanggar seni ini biasa digunakan siswa SMP untuk latihan tari dan gamelan," ujarnya.

Dari ketujuh korban meninggal dunia, lanjutnya, dua korban merupakan pelatih/ seniman/ budayawan dan lima orang merupakan siswa SMP. Latihan ini dibuka secara gratis oleh pemilik sanggar yang juga menjadi korban dalam insiden tersebut.

"Adapun korban meninggal dunia diantaranya Andra,13, Aris, 32, Fada, 13, Suherman, 48, Ferdi ,14, Adzikri, 14 dan Suprapti. Untuk korban luka-luka sudah dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Cirebon, AKBP Risto Samudra menerangkan kejadian tersebut berlangsung saat siswa SMPN 1 Gegesik sedang melaksanakan latihan menabuh gamelan di sanggar tradisional milik Suherman, 48. Hingga saat ini belum diketahui penyebab yang jelas dari tuntuhnya bangunan penangkaran walet tersebut. Dugaan sementara polisi runtuhnya gedung karena kondisi bangunan yang sudah tua.

"Ada 11 korban, 7 meninggal dan 4 orang lainnya luka-luka," katanya, Senin (16/4/2018). Sementara, korban luka berat/ kritis yakni Tri Intan, 13, luka ringan Fitri,13 dan dua lainnya selamat.

"Kami masih menyelidiki kasus ini untuk mengetahui penyebab pastinya," tukasnya.

Sumber : Okezone