Advertisement
PLN: Pengguna Kendaraan Listrik Jakarta Melonjak, Dipicu Harga BBM
SPKLU Mobile dari PLN - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Lonjakan pengguna kendaraan listrik di ibu kota diperkirakan terus berlanjut seiring kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah konflik global. PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya mencatat pertumbuhan signifikan, dengan jumlah pengguna kendaraan listrik meningkat hingga sembilan kali lipat dalam beberapa tahun terakhir.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch Andy Adchaminoerdin, menyebut tren ini terutama terlihat di Jakarta sebagai pusat mobilitas dan ekonomi nasional.
Advertisement
“Pertumbuhan kendaraan listrik untuk saat ini sangat besar, khususnya Jakarta. Naik sampai sembilan kali lipat [jumlah] kendaraannya,” ungkap Andy di Jakarta Selatan, Senin.
Seiring peningkatan tersebut, pola penggunaan juga mengalami perubahan. Masyarakat kini lebih banyak memanfaatkan pengisian daya di rumah atau home charging dibandingkan fasilitas umum.
BACA JUGA
Data PLN menunjukkan sejak 2021 hingga sekarang, penggunaan home charging melonjak hingga 21 kali lipat dengan jumlah pengguna mencapai 830 ribu. Kemudahan akses dan faktor efisiensi menjadi alasan utama pergeseran ini.
Selain itu, berbagai insentif turut mendorong adopsi kendaraan listrik, termasuk tarif listrik lebih murah bagi pengguna yang melakukan pengisian daya pada malam hari, khususnya setelah pukul 22.00 WIB.
PLN juga memberikan potongan biaya pemasangan baru untuk fasilitas home charging, sehingga semakin menarik minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.
Di sisi lain, untuk mendukung kebutuhan mobilitas jarak jauh, PLN terus memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik strategis di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Andy menilai potensi pertumbuhan kendaraan listrik masih sangat besar, terutama di tengah isu kenaikan harga BBM yang mendorong masyarakat mencari alternatif energi yang lebih efisien dengan membeli kendaraan listrik.
“Tentu kami sangat berkeinginan untuk masyarakat pengguna EV ini tidak kesulitan dalam melakukan isi daya,” ungkapnya.
Untuk mempermudah pengguna, PLN juga menghadirkan fitur Trip Planner melalui aplikasi seluler yang memungkinkan pemilik kendaraan listrik mengetahui lokasi SPKLU sekaligus memantau potensi antrean, seiring peningkatan jumlah pengguna kendaraan listrik di Jakarta yang diprediksi terus berlanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 22 Biksu Sri Lanka Ditangkap Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand
- Suhu Tembus 34C! Tangerang Raya Jadi Wilayah Terpanas Jabodetabek
- Jejak Kelam Washington Hilton: Dua Insiden Penembakan Presiden AS
- Pemerintah Keluarkan PMK 24/2026, Harga Tiket Pesawat jadi Lebih Murah
- Mensos: Data DTSEN Harus Dimulai dari Desa
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Talud Sungai Jogja Rapuh, Rp4 Miliar Disiapkan untuk 5 Titik Prioritas
- Command Center MBG Resmi 17 Mei 2026 Perbaiki Tata Kelola
- Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 27 April 2026, Tarif Rp8.000
- Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi-Syifa Hadju di Raffles Jakarta
- Klinik Satelit Makkah Siaga Layani Jamaah Haji 2026
- Keluarga Minta Prabowo Bebaskan Kru Honour 25 dari Perompak Somalia
- Gunungkidul Bangun 16 Jembatan Garuda Inisiasi Presiden Prabowo
Advertisement
Advertisement









