8 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Helikopter
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.
Petir - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebuah bencana alam memilukan terjadi di Bangladesh pada Minggu, 26 April 2026, ketika badai petir dahsyat menyapu sejumlah wilayah setelah negara tersebut didera gelombang panas berkepanjangan selama lebih dari sepekan.
Peristiwa cuaca ekstrem ini menyebabkan setidaknya 14 orang kehilangan nyawa, tersebar di tujuh distrik yang berbeda, menurut laporan kepolisian dan media lokal setempat.
Distrik Gaibandha yang terletak di bagian utara tercatat sebagai wilayah dengan jumlah korban terbanyak dalam kejadian tersebut.
Muhammad Rakib, seorang petugas kepolisian di ruang kendali distrik, menyampaikan detail kejadian tragis itu kepada Anadolu.
Lima orang, termasuk dua anak, meninggal akibat sambaran petir di distrik Gaibandha, ungkapnya. Selain di Gaibandha, musibah serupa juga merenggut nyawa warga di distrik Thakurgaon, Sirajganj, Jamalpur, serta masing-masing satu orang di distrik Panchgart, Natore, dan Bogra. Peristiwa badai ini menandai dimulainya musim badai pertama di negara tersebut pada tahun ini.
Fenomena cuaca ini muncul tak lama setelah Bangladesh mengalami masa panas yang sangat terik. Hujan lebat yang disertai sambaran petir akhirnya turun di ibu kota Dhaka serta beberapa wilayah lain seperti Rangpur, Mymensingh, dan Sylhet pada hari Minggu.
Departemen Meteorologi Bangladesh memperkirakan kondisi curah hujan terisolasi ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, yang diharapkan mampu meredam gelombang panas ekstrem yang telah berdampak luas di sebagian besar wilayah Bangladesh belakangan ini.
Data dari Forum Selamatkan Masyarakat dan Kesadaran Badai Petir menunjukkan bahwa ancaman sambaran petir merupakan risiko besar bagi penduduk Bangladesh, dengan catatan 330 kematian sepanjang tahun lalu.
Kabirul Bashar, presiden organisasi tersebut sekaligus profesor di Universitas Jahangirnagar, menjelaskan bahwa petani yang bekerja di ladang terbuka menjadi kelompok yang paling rentan terhadap risiko ini.
Minimnya perlindungan diri saat bekerja di area terbuka menjadi faktor utama tingginya angka korban jiwa setiap tahunnya. Petani harus mengenakan perlengkapan keselamatan, termasuk sepatu bot plastik atau sepatu bot karet panjang saat bekerja di ladang pertanian, terutama selama musim panas dan musim hujan. Kurangnya kesadaran adalah alasan utama di balik banyaknya korban jiwa setiap tahunnya, ujar Kabirul Bashar.
Pemerintah Bangladesh terus meningkatkan upaya mitigasi mengingat data PBB menunjukkan rata-rata 300 orang meninggal dunia akibat sambaran petir setiap tahun, dengan puncak insiden biasanya terjadi pada periode April hingga Juni.
Sebagai respon terhadap tren peningkatan korban jiwa, Departemen Meteorologi Bangladesh telah menerapkan kebijakan peringatan dini bahaya petir secara intensif sejak tahun lalu untuk melindungi masyarakat dari potensi ancaman yang mematikan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.
Basarnas mencari Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya ke Banjarmasin dengan 243 orang.
Sinopsis Fall 2: Deadpoint mengikuti Jax dan Luce yang terjebak di ketinggian ekstrem Gunung Kwan setelah longsoran batu.
AI Content Fest 2026 membawa 10 karya kreator Indonesia ke layar lebar sekaligus memberi ruang bagi kreator mengeksplorasi teknologi AI.
Putin bertemu PM Ethiopia Abiy Ahmed di sela-sela KTT BRICS dan mengundangnya menghadiri KTT Rusia-Afrika di Moskow.
CIA membuka dokumen rahasia jelang 9/11 yang memuat peringatan ancaman pesawat, pembajakan, hingga rencana serangan di AS.