Advertisement

Kebakaran Hutan di Iwate Jepang Kian Parah, 3.000 Warga Mengungsi

Newswire
Minggu, 26 April 2026 - 17:07 WIB
Abdul Hamied Razak
Kebakaran Hutan di Iwate Jepang Kian Parah, 3.000 Warga Mengungsi Kebakaran hutan - Harian Jogja - dok

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA— Kebakaran hutan yang melanda wilayah timur laut Jepang terus menunjukkan eskalasi signifikan hingga hari kelima pada Minggu (26/4/2026). Luas area terdampak kini mencapai sekitar 1.373 hektare, meningkat tajam dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Kebakaran ini terjadi di kawasan Otsuchi, Prefektur Iwate, dan mulai terdeteksi sejak Rabu sore. Api dengan cepat menjalar ke berbagai titik di dua distrik, dipicu oleh kondisi cuaca yang kering serta hembusan angin yang cukup kencang, sehingga mempercepat penyebaran.

Advertisement

Berdasarkan hasil pemantauan udara terbaru pada Minggu pagi, luas kebakaran meningkat drastis dari estimasi sebelumnya yang hanya sekitar 730 hektare pada Jumat. Lonjakan ini menunjukkan bahwa proses pemadaman masih menghadapi tantangan besar di lapangan.

Pemerintah Jepang telah mengerahkan kekuatan besar untuk mengatasi bencana ini. Sekitar 1.200 hingga 1.400 personel gabungan diterjunkan, yang terdiri dari petugas pemadam kebakaran serta Pasukan Bela Diri Jepang. Upaya penanggulangan dilakukan secara intensif melalui jalur darat dan udara, termasuk penggunaan helikopter untuk menjatuhkan air ke titik-titik api yang sulit dijangkau.

Hingga saat ini, sedikitnya delapan bangunan dilaporkan rusak akibat kebakaran, termasuk rumah warga. Meski kerugian material mulai terdata, otoritas memastikan belum ada laporan korban jiwa dalam insiden ini.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah telah mengeluarkan perintah evakuasi bagi lebih dari 3.000 warga atau sekitar 30% dari total populasi Otsuchi. Evakuasi tersebut mencakup lebih dari 1.500 rumah tangga dengan total sekitar 3.200 jiwa yang kini berada di lokasi pengungsian sementara.

Kondisi geografis berupa wilayah pegunungan menjadi kendala utama dalam proses pemadaman. Selain itu, minimnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir turut memperburuk situasi, sehingga meningkatkan risiko meluasnya kebakaran ke area lain.

Peristiwa ini mengingatkan kembali pada kebakaran besar yang terjadi di Ofunato, yang juga berada di Prefektur Iwate, pada tahun sebelumnya. Saat itu, api menghanguskan sekitar 3.370 hektare lahan sebelum akhirnya berhasil dikendalikan setelah berminggu-minggu.

Dengan kondisi yang masih fluktuatif, pemerintah Jepang terus memperkuat koordinasi lintas lembaga guna mempercepat penanganan serta memastikan keselamatan warga yang terdampak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pemkab Bantul Gandeng TNI-Polri Cegah Kejahatan Jalanan

Pemkab Bantul Gandeng TNI-Polri Cegah Kejahatan Jalanan

Bantul
| Minggu, 26 April 2026, 18:37 WIB

Advertisement

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Wisata
| Jum'at, 24 April 2026, 12:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement